Logo Arema FC (istimewa)
Logo Arema FC (istimewa)

Kembali meraih hasil negatif saat dikalahkan Persebaya dengan skor 4-1 pada lanjutan Liga 1 2019 pekan ke 32 Kamis (12/12/2019) di Stadion Batakan, Balikpapan, Arema FC mengeluhkan jadwal kompetisi yang terlalu padat. Hal itu dinilai membuat pemain susah untuk mengatur tenaga sehingga berakibat banyak yang mengalami cedera.

Kompetisi Liga 1 2019 yang sangat padat karena beberapa kali mengalami penundaan membuat klub-klub peserta harus mempunyai siasat yang sangat bagus untuk me-recovery pemainnya.

Untuk Arema FC sendiri saat menghadapi Persebaya harus diperkuat kapten tim Hamka Hamzah yang ketika itu belum fit 100 persen dari cederanya. Bahkan sebelumnya, pemain yang akrab dengan nomor punggung 23 itu tidak masuk dalam daftar pemain yang dibawa oleh tim, namun ia berangkat sendiri ke Balikpapan untuk menyusul rekan-rekannya.

Pelatih kepala Arema FC, Milomir Seslija pun mengakui bahwa pemainnya kurang waktu untuk recovery sehingga saat pertandingan tidak bisa menunjukkan permainan yang maksimal.

"Sangat-sangat sederhana, kami tidak punya waktu recovery pasca melawan PSIS (pekan ke 31). (Saat pertandingan) Kami membuat kesalahan fatal. Kami memberi mereka gol. Dan dalam permainan kami terlalu lambat saat bertahan dan menyerang," kata Milo.

Menurut Milo, Arema punya penguasaan bola yang bagus. Namun, mereka tidak bisa menciptakan banyak momen yang membahayakan pertahanan Persebaya. Kerja sama tim juga tidak berjalan dengan baik.

Banyak hal yang seharusnya menjadi evaluasi tim, apalagi target manajemen Arema FC adalah duduk di peringkat kedua atau ketiga klasemen akhir Liga 1 2019, tapi dengan keadaan ini sepertinya harus ada keajaiban jika ingin finish di posisi terbaik yang diinginkan. 

Pertandingan berikutnya atau pada laga kandang terakhir, Singo Edan akan menghadapi tantangan Bali United  yang rencananya digelar Senin (16/12/2019) di Stadion Kanjuruhan. Laga tersebut menjadi kesempatan terakhir Arema FC untuk meraih poin karena di pekan 34 atau akhir pertandingan kompetisi Liga 1 2019 ini, tim asuhan pelatih Milomir Seslija ini akan tandang ke markas Barito Putera. 

Menanggapi hal itu gelandang muda Arema FC, Hanif Sjahbandi mengatakan bahwa ia dan rekan-rekannya akan berusaha maksimal di pertandingan berikutnya. Karena tidak ada kata lain selain mendapatkan poin penuh di laga sisa Liga 1 2019.

"Semoga pertandingan kemarin (lawan Persebaya) menjadi pelajaran yang berharga bagi kami dan teman-teman. Ke depan harus lebih baik lagi dan memperbaiki apa yang kurang dari tim," ucap pemain yang membela Timnas Indonesia U-23 sebelum masuk SEA Games Filipina beberapa waktu lalu.