Mokel Bersama Purel, Lima Pelaku Pesta Miras Diamankan Polisi

Lima pelaku pesta miras sesaat setelah diamankan jajaran kepolisian, Kecamatan Kepanjen (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Lima pelaku pesta miras sesaat setelah diamankan jajaran kepolisian, Kecamatan Kepanjen (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

SURABAYATIMES, MALANG – Bukannya khusyuk menjalankan ibadah puasa di bulan ramadan, ima orang muda-mudi ini, justru asyik menggelar pesta miras (Minuman Keras), di siang bolong, Rabu (15/5/2019). Akibat perbuatannya, kelima pelaku harus berurusan dengan pihak kepolisian. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES.com, dua dari lima pemuda yang diamankan polisi, merupakan warga Desa Kemiri, Kecamatan Kepanjen. Keduanya adalah Rivaldi Nur Risky (20) dan Adi Candra Mukti (20).

Kemudian dua pelaku lainnya, yakni Zitni Ilham anafia (18) dan Wijaya (20), yang turut diamankan petugas, merupakan warga Jalan Bromo, Kecamatan Kepanjen. Sedangkan satu orang lainnya seorang perempuan, yang diketahui merupakan purel (pemandu lagu), merupakan warga Ardirejo, Kecamatan Kepanjen. Dia adalah AR (inisial).

"Terhadap kelima pelaku pesta miras ini kita kenakan sanksi tipiring (tindak pidana ringan). Selain itu kelima pelaku juga dilakukan pendataan dan pembinaan, agar tidak mengulangi perbuatan serupa (pesta miras),” tegas Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah, Kamis (16/5/2019).

Kasus ini terungkap berkat laporan dari masyarakat setempat, jika di rumah kos yang beralamat di wilayah Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen, marak dijadikan lokasi pesta miras.

Mendapatkan laporan tersebut, personel Polsek Kepanjen langsung dikerahkan ke lapangan guna melakukan penyelidikan, Rabu (15/5/2019). Tepatnya sekitar pukul 14.30 waktu setempat, polisi mendapatkan kebenaran akan keluhan masyarakat tersebut. Seketika itu juga, petugas langsung mengamankan kelimanya dan membawanya ke Mapolsek Kepanjen.

Dari tangan kelima pelaku, anggota korps berseragam coklat ini juga menyita berbagai barang bukti. Di antaranya 4 botol miras, satu botol miras jenis trobas, dan satu gelas sloki (untuk menuang miras).

“Kasus ini masih kami kembangkan, sebab saat menggeledah rumah kost pelaku Rivaldi Nur Risky dan Adi Candra Mukti, yang berlokasi di wilayah Kecamatan Kepanjen tersebut, petugas menemukan sejumlah uang, yang diduga merupakan hasil pemalakan,” tutup Ainun.

Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top