Siap Maju Calon Ketua Ansor Jatim, Ra Ghufron Deklarasi di Ponpes Bumi Shalawat

Ra Ghufron bersama Ketua PWNU Jatim Kiai Marzuki Mustamar
Ra Ghufron bersama Ketua PWNU Jatim Kiai Marzuki Mustamar

SURABAYATIMES – Jelang Konferwil GP Ansor Jatim 28 Juli ini, Lora Ghufron Sirodj menyatakan siap maju sebagai calon ketua. Dia siap bersaing dengan beberapa calon yang sebelumnya ada terlebih dahulu seperti Gus Abid, Gus Syafiq dan Husnul Hakim Syadad.

Bahkan Ra Ghufron sapaan akrabnya bakal melakukan deklarasi, Sabtu (20/7) di Sidoarjo. Tempat yang dipilih adalah Pondok Pesantren Bumi Sholawat.

"Bukan mendapatkan dukungan. Tapi mendapatkan restu dari Gus Syaikhul Islam dan Gus Ali," ujarnya kepada JatimTIMES.

Ditanya alasan maju ini Ghufron menganggap GP Ansor Jatim mengalami krisis kepemimpinan saat ini. Dibuktikan dengan tidak adanya ketua tetap dan hanya diisi oleh karateker saja. "Hampir dua tahun ini krisis kepemimpinan, administrasi dan organisasi. Sejak sebelumnya dipimpin Cak Rudi," bebernya.

Menurut dia GP Ansor Jatim ini seharusnya jadi contoh. Karena Jatim sebagai barometer nasional. Sebab, merupakan tempat besar dan lahirnya organisasi NU di tingkat nasional.

Meski demikian Ra Ghufron tetap menghargai dua calon lain yang sebelumnya ada. Seperti Gus Abid dan Gus Syafiq. "Tetap beliau adalah kandidat terbaik Jatim yang punya prestasi luar biasa," kata pria kelahiran Sampang ini.

Sementara ini Ra Ghufron mengklaim sudah mendapat dukungan dari 12 PC Ansor di daerah Jatim. Dan dia terus akan melakukan konsolidasi dan silaturahmi ke beberapa PC yang ada di Jatim.

Ghufron menjelaskan dukungan tersebut dari beberapa PC seperti daerah Madura, Tapal Kuda dan Matraman. "Kemarin baru saja saya bersilaturahmi ke PC Madiun Raya," lanjut alumnus IAIN Sunan Kalijaga ini.

Ra Ghufron menegaskan majunya dia sebagai calon ketua bukan karena tendensi apapun. Tapi demi bisa berkhidmat dengan GP Ansor dan Fastabiqul Khoirot atau berlomba-lomba dalam kebaikan.

"Jika memang Insya Allah terpilih saya siap menjalankan amanat yang diberikan dari PWNU Jatim dan manut ke kiai. Intinya Samikna wa Atokna," kata Ra Ghufron.

Ditanya pengalaman organisasi di Ansor, Ghufron menjelaskan sebelumnya aktif di PC Ansor Pamekasan. Namun bukan sebagai ketua di sana. "Saya di bidang kaderisasi," imbuhnya.

Ra Ghufron adalah putra dari Kiai Siradj Ahmad. Orang tuanya merupakan pengasuh dari Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Sampang, Madura.

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Sumber : Surabaya TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top