Hanya 2 Menit dari Gerbang Tol Mapan, Apartemen The Kalindra Laris Manis Diserbu Investor

The Kalindra (ist)
The Kalindra (ist)

SURABAYATIMES, MALANG – Lokasi Apartemen The Kalindra yang hanya berjarak sekitar 500 meter atau dua menit dari exit tol Malang-Pandaan mendapatkan impact investment yang luar biasa.

Para investor tak ragu untuk berinvestasi di The Kalindra. Mereka paham bahwa nilai investasi properti sangat dipengaruhi oleh infrastruktur umum yang dibuat pemerintah. "Orang dari luar kota begitu melihat bangunan tinggi pertama yang akan dilihat nantinya itu adalah Kalindra," ujar Executive Manager Marketing, Ferdinando Redha Asmana.

Proyek Tol Malang-Pandaan (Mapan) sendiri adalah salah satu infrastruktur penting yang dibuat oleh pemerintah sebagai solusi kelancaran dan kemudahan akses jalur Surabaya-Malang yang selama ini jadi problem utama dalam hal kemacetan.

Selain exit Tol Mapan untuk mengurai kemacetan di pertigaan Karanglo, pemerintah sudah mengantisipasi agar exit Tol Malang-Pandaan tidak menambah kemacetan dengan membuat jalan underpass Karanglo yang mendistribusikan jalur ke kota wisata Batu, ke Kota Malang, dan ke arah Singosari.

Lantaran dekat dengan tol ini, para investor melihat The Kalindra sebagai investasi yang menjanjikan. Selain itu, faktor harga juga membuat mereka memantapkan pilihannya pada The Kalindra yang juga terkoneksi dengan Hotel Aston.

Untuk apartemen eksklusif dengan lokasi strategis, harga apartemen The Kalindra terbilang cukup terjangkau, yakni sekitar Rp 300 juta. "Sewa jualnya yang pasti akan tinggi. Karena orang dari luar kota begitu masuk ke Malang, hotel yang akan ditemui itu pasti Aston atau pun apartemennya adalah Kalindra," tandas Ferdinando.

Sebab memang apartemen eksklusif ini berdiri di kawasan mixed use. The Kalindra mampu mengakomodasi beberapa fungsi sekaligus, seperti hunian, pusat belanja, transportasi publik, pendidikan, rekreasi, dan sebagainya.

Perlu diketahui, The Kalindra adalah satu apartemen yang terjamin keamanannya untuk investasi. Jauh-jauh hari, pihak The Kalindra sudah membebaskan lahan di tahun 2008. "Milik kita SHM (Sertifikat Hak Milik). Jadi tidak ada sengketa karena dari awal sudah kita bebaskan tahun 2008, sudah lama," tukas Ferdinando.

Sejak awal, pihak developer dari The Kalindra memang sudah berkomitmen untuk mengikuti dan melengkapi semua prosedur yang disyaratkan pemerintah. Hal ini dilakukan agar memperlancar proses pembangunan sehingga berjalan dengan baik.

Untuk info lebih lanjut mengenai The Kalindra Anda bisa menghubungi Manager Marketing The Kalindra, Ferdinando di nomor 0813-3323-7777.

Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top