Kisruh PPDB, Ini Solusi dari Wakil Wali Kota Surabaya

Wawali Surabaya Whisnu Sakti Buana
Wawali Surabaya Whisnu Sakti Buana

SURABAYATIMES – Wakil Wali Kota Surabaya meminta Dinas Pendidikan Kota Surabaya bersikap profesional melayani Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 sistem zonasi.

Kekecewaan orang tua wali murid Surabaya harus bisa termediasi dengan baik. "Solusinya dengan menambah rombongan belajar di sekolah-sekolah negeri," katanya.

Untuk bisa menggunakan sistem tersebut proses pendaftaran dan seleksi memakai nilai UN. Sehingga siswa-siswa berprestasi bisa bersaing mendaftar di sekolah terbaik.

Mantan anggota DPRD Jatim ini juga meminta agar wali murid tidak menyudutkan Dinas Pendidikan Surabaya. Pasalnya penerapan sistem zonasi merupakan kebijakan pusat.

Hanya, Ia menilai belum siapnya sistem tersebut karena sistem penerapan ini masih baru. "Dan infrastruktur sekolah-sekolah juga butuh waktu untuk persiapan tersebut," urai Wawali yang akrab disapa WS ini.

Politisi PDI Perjuangan Surabaya ini mengatakan memang untuk wilayah Kota Pahlawan ada penerapan kebijakan lintas zona. 

Itu dilakukan dengan Tes Pembanding Akademik (TPA) maupun dengan pembanding nilai UN. Namun, adanya kuota PPDB diakui WS tidak hanya terjadi di Surabaya saja. Melainkan di daerah Jawa lainnya.

Ia berharap agar ada evaluasi dari Kemendikbud terkait hal tersebut. "Ini menjadi momentum bersama untuk instropeksi diri. Kasihan anak-anak calon penerus bangsa menjadi korban," ujar pria yang mendapat dukungan dan digadang-gadang sebagai pengganti Tri Rismaharini ini.

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Surabaya TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top