Selain Trend Sor-Soran, di Tulungagung Banyak Tempat "Tumpak-Tumpakan"

Salah satu tempat yang dikenal dengan nama Tumpak Bledek / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Salah satu tempat yang dikenal dengan nama Tumpak Bledek / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

SURABAYATIMES, TULUNGAGUNG – Selain trend nama sor-soran yang digunakan untuk menunjukkan tempat ngopi atau warung lain, di Tulungagung juga banyak terdapat nama tempat yang unik. Salah satu tempat yang banyak dijumpai adalah sebutan tumpak-tumpakan. "Di beberapa desa yang wilayahnya pegunungan banyak nama suatu tempat di sebut tumpak," kata Hermono (64) warga Kalidawir, Senin (17/06) siang kepada tulungagungtimes.com.

Menurut Hermono, nama tumpak biasanya diidentikkan dengan pertigaan atau perempatan untuk memudahkan orang menghafalkan tempat yang dimaksud. "Yang lazim ditandai dengan pertigaan, disini ada nama tumpak Nongko, Tumpak Gedang, Tumpak Kambil dan tumpak Joho," kata Hermono.

Tumpak Nongko kata Hermono berada di desa Rejosari dan bersebelahan dengan Banyuurip, sedangkan Tumpak Gedang berada di desa Rejosari yang bersebelahan dengan Kalibatur. Untuk tumpak Joho masuk wilayah Winong, tumpak Kambil berada di desa Kalibatur bersebelahan dengan Kresikan yang masuk wilayah Tanggunggunung. "Ada tumpak Warak di Sawo Kecamatan Campurdarat, jalan yang mau naik ke Tanggunggunung dari arah Ngentrong," jelas Hermono.

Di Wilayah Kecamatan Sendang setidaknya ada tiga nama tumpak yang dikenal di masyarakat. "Setahu saya ada tiga tumpak di wilayah Sendang ini," kata Agus (30) saat ditanyakan nama tempat yang berkaitan dengan tumpak.

Tumpak Mewek berada di wilayah desa Sendang, Tumpak Pring masuk desa Geger dan tumpak Pelem masuk desa Kedoyo. Untuk wilayah lain seperti di Pagerwojo ada nama Tumpak Bledek dan tumpak Ndolo. Sedangkan di Kecamatan Pucanglaban ada satu tempat yang dikenal dengan tumpak Miri.

Dimungkinkan di tempat lain yang masih berada di kota marmer masih banyak sebutan tempat yang bernama tumpak yang belum diketahui tempat baik desa dan Kecamatannya. 

Pewarta : Anang Basso
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top