Pemprov Jatim Pastikan Stok Bahan Pokok Lebaran Aman

Gubernur Jatim Khofifah ketika sidak di Pasar Pucang, Surabaya
Gubernur Jatim Khofifah ketika sidak di Pasar Pucang, Surabaya

SURABAYATIMES – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan stok bahan pokok hingga berakhirnya lebaran 1440 H dalam kondisi aman. Kepastian tersebut disampaikannya usai melakukan peninjauan di Pasar Pucang Anom, Surabaya, Kamis(30/5). 

Khofifah sapaan lekat Gubernur Jatim mengatakan, berdasarkan survei yang dilakukannya di banyak toko baik beras, gula, dan minyak goreng stoknya dipastikan aman dan harganya normal. Karenanya, masyarakat diharapkan tidak mengalami kenaikan psikologis sehingga tidak menyebabkan terjadinya kenaikan demand.

“Dari banyak toko yang saya datangi mereka memastikan bahwa harga bahan pangan pokok jelang hingga usai lebaran nanti harganya akan normal,” tutur orang nomor satu di Jatim ini. 

Ditambahkan, untuk harga telur mengalami kenaikan 1 hingga 2 ribu sehingga ada yang dijual di harga Rp 22 ribu/kg dan Rp 23 ribu/kg. Begitupun dengan daging ayam juga mengalami kenaikan 1 sampai 2 ribu. “Harga eceran tertinggi (HET) ayam diharga Rp.34 ribu/kg, dan di pasar ini ada yang dijual diharga tersebut,” terang Khofifah. 

Terkait harga daging, sebelumnya ada informasi di media bahwa harga di pasar pucang mencpai Rp 150 ribu/kg. Namun demikian, setelah dilakukan peninjauan dan pengecekan harga secara langsung ke penjual harga daging masih normal. Dengan rincian harga untuk kulitas daging super Rp 120 ribu/kg, kualitas bawahnya di harga Rp 115 ribu/kg, dan ada yang hanya seharga Rp 85 ribu/kg. 

“Saya tanya ke penjual daging memang ada kenaikan kebutuhan daging jelang lebaran. Yang biasanya memotong 2 ekor hari ini memotong hingga 3 ekor,” ungkapnya, sembari mengimbuhkan hal ini sangat wajar karena saat lebaran banyak hidangan khas yang ingin dihidangkan agar lebarannya lebih spesial. 

Lebih lanjut disampaikan, untuk harga bawang merah dan bawang putih juga normal. Sedangkan harga cabai juga sudah mengalami kenaikan cukup signifikan dengan harga jual Rp. 15 ribu hingga Rp. 20 ribu/kg. “Sebelumnya harga cabai ini hanya Rp. 3 ribu/kg, oleh sebab itu kenaikan harga ini mudah-mudahan bisa membangun semangat dan motivasi petani cabai,” harapnya. 

Khofifah mengaku, peninjauan harga sengaja dilakukan di Pasar Pucang Anom karena merupakan salah satu titik pantauan Badan Pusat Statistik (BPS). Oleh sebab itu, harga-harga yang berlaku di pasar ini sangat mempengaruhi inflasi. “Biasanya pasar- pasar yang saya kunjungi merupakan titik pantau BPS,” tegas gubernur perempuan pertama di Jatim ini. 

Untuk menjaga stabilitas harga, Khofifah meminta seluruh masyarakat agar membeli bahan kebutuhan pokok secukupnya dan sesuai kebutuhan. Hal ini penting dilakukan karena jika ada yang melakukan aksi borong maka akan mengakibatkan adanya kenaikan inflasi. 

“Alhamdulillah stok kebutuhan pokok di Jatim aman, maka saya berharap meski lebaran beli kebutuhan bahan pokok secukupnya untuk menjaga inflasi di Jatim,” pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) harga bahan bahan pokok di Jatim per hari ini antara lain yaitu beras premium Rp 11.000 – 12.500, bawang putih sinco Rp 30.000 - 35.000, bawang putih kating Rp 38.000 – 40.000, dan daging ayam Rp 32.000-34.000/kg. Selain itu harga gula putih Rp 11.000-12.000, cabe rawit Rp 18.000- 20.000, dan harga minyak goreng curah Rp 10.000-11.000. 

Turut mendampingi dalam peninjauan ini, antara lain Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jatim, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan ProvinsiJatim, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jatim dan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jatim.

 

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Surabaya TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top