Turnament Futsal Putri Jatim, Diikuti Model, Dancer, Mahasiswi hingga Pelajar

Yulvia Bless dari klub Star Academy ketika melewati tiga lawannya
Yulvia Bless dari klub Star Academy ketika melewati tiga lawannya

SURABAYATIMES – Turnament Futsal Putri Jatim, Diikuti Model, Dancer, Mahasiswi hingga Pelajar

Turnament futsal putri digelar di Lapangan International Marinir Sports, Surabaya, Sabtu (27/4). Turnament ini diikuti oleh 12 tim se Jatim. Mereka berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang, Pasuruan hingga yang paling jauh Banyuwangi.

12 peserta ini dibagi dalam 4 grup babak penyisihan. Juara masing-masing grup dari A, B, C, dan D berhak mendapatkan tiket untuk melaju ke babak semi final. Babak semi final dan final akan digelar Minggu (28/4).

Karena bukan professional, aturan yang diterapkan tidak begitu ketat. Dalam sekali pertandingan hanya berlangsung 20 menit. Masing-masing babak hanya berlangsung selama 10 menit.

Ilham Ramadhan ketua panitia menyatakan jika tujuan diadakannya turnament untuk membangkitkan semangat futsal bagi remaja putri. "Umumnya kan turnament untuk pria. Kami ingin menunjukkan bahwa turnament futsal putri juga ada," ujarnya.

Pria yang berprofesi sebagai guru ini menjelaskan setelah turnament ini masih ada lanjutan. Dan rencananya akan dibuat format liga. Di mana satu tim dengan yang lain bisa saling bertemu."Saya ingin membangkitkan futsal putri Jatim. Supaya tidak hanya latihan dan sparing saja. Tapi juga ada semangat untuk berkompetisi," imbuhnya.

Berangkat Dari Banyuwangi Bondo Sendiri

Salah satu tim yang berasal dari luar Surabaya adalah Minak Jinggo. Tim asal Banyuwangi ini berangkat dengan dana yang sangat minim. Sehingga terpaksa berangkat dengan satu mobil dan menumpang menginap di Surabaya.

"Kami bondo sendiri-sendiri. Naik elf dari Bayuwangi. Sebenarnya tidak cukup. Tapi diumpelkan saja," ujar pelatih Slamet Sodiq.
 


Karena berangkat dengan dana yang minim ini sempat ada pemainnya yang ngambek. Sampai hendak naik bus sendiri. "Tapi tidak saya perbolehkan agar kekompakan tim terjaga," bebernya.

Dia mengaku senang dengan adanya turnament ini. Karena sangat jarang ada. "Sekaligus persiapan di Porprov nanti," imbuhnya.

Model dan Dancer Ramaikan Permainan

Dari banyaknya remaja putri yang mengikuti turnament ada dua pemain yang juga menarik perhatian. Karena selain bisa bermain futsal juga biasa berlenggak-lenggok di catwalk sebagai model.

Mereka adalah Hana Thalib dan Anelli Wahyu. Mereka berdua dari klub Putri Star Academy. "Suka futsal karena kakak suka sepak bola," ujar Hana Thalib.

Remaja yang pernah jadi finalis 50 besar putri Indonesia versi majalah Nurani ini mengaku sangat ingin menjadi pemain professional kelak. "Karena dari kecil suka bola. Paling senang liat klub Real Madrid bermain," imbuhnya.


Sementara Anelli Wahyu mengaku ikut turnament futsal karena ingin coba-coba. "Mainnya di belakang aja soalnya tidak terlalu capek. Saya ikutan kompetisi pengen bisa bermain bola saja," imbuh remaja putri yang memiliki hobi dancer ini.

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Surabaya TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top