Unik, Hewan-Hewan Ini Memiliki Warna bahkan Kadar Emas

Chrysopelea Ornata merupakan ular berkulit emas. (Foto: istimewa)
Chrysopelea Ornata merupakan ular berkulit emas. (Foto: istimewa)

SURABAYATIMES, MALANG – Emas jadi simbol kemewahan untuk kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu emas jadi buruan banyak orang. 

Meskipun itu hanya barang yang memiliki warna emas, menjadi sangat menarik di hadapan mata kita.

Tidak terkecuali warna emas yang dimiliki hewan. Terlebih warna emas pada binatang langka.

Berikut hewan-hewan yang memiliki warna keemasan, antara lain:

1. Charidotella Sexpunctata

Charidotella sexpunctata atauGolden Beetles, salah satu jenis serangga ini merupakan hewan kumbang yang memiliki warna metalik seperti bongkahan emas 24 karat. 

Namun sayangnya, kumbang emas ini tidak benar-benar memiliki kadar emas 24 karat.

Dari berbagai jenis spesies unik kumbang, yang paling banyak memiliki warna emas atau yang memiliki warna keemasan paling mendominasi adalah Golden Scarab Beetle dan Golden Tortoise Beetle. 

Warna keemasan metalik yang didapatkan dari kumbang emas ini merupakan hasil alami yang sangat mengagumkan.

2. Monarch Butterfly

Ternyata kupu-kupu juga memiliki spesies hewan unik berwarna emas yaitu Monarch Butterfly alias kupu-kupu raja, yang memiliki warna jingga keemasan sangat cantik.

Meskipun kupu-kupu langka ini tidak memiliki warna keemasan yang mencolok seperti batangan emas, namun perpaduan warna kehitaman dengan kombinasi spot putih pada bagian pembuluh darah sangat menakjubkan.

Seekor Monarch Butterfly Chrysails biasanya memiliki warna emerald atau hijau yang memiliki garis-garis metalik sekitar satu per tiga dari bagian tubuhnya.

3. Real Goldfish

The Real Goldfish (golden fish), begitulah orang-orang biasa menyebut ikan yang sangat langka ditemukan di dunia ini dan mungkin hanya ada beberapa ekor saja.

Seperti dikutip dari sebuah website fauna, Ikan ini adalah sebuah makhluk ciptaan yang sangat mengagumkan dari Tuhan. 

Ikan berwarna emas sungguhan yang telah ditemukan di perairan Taiwan ini telah ditempatkan di Taiwan’s Natural Museum.

Yang mengejutkannya lagi, telah dilakukan sebuah penelitian terhadap ikan besar yang sangat langka ini. 

Ternyata Goldfish benar-benar memiliki kandungan emas asli pada seluruh tubuhnya, sehingga sudah dipastikan warna keemasan ini berasal dari emas asli seperti perhiasan yang kita pakai. 

Namun, setelah dilakukan penelitian yang kedua selama bertahun-tahun ditemukan fakta baru, bahwa ikan emas unik ini hanya memiliki beberapa emas asli pada beberapa bagian tubuhnya.

Meskipun begitu, hingga kini masih banyak orang yang berburu kerabatnya, dan ingin memilikinya dengan melakukan berbagai penawaran lelang yang tentunya dijual dengan harga sangat mahal dan fantastis.

4. Jumping Spider

Jumping Spider yang merupakan salah satu serangga dari keluarga laba-laba Salticidae. 

Laba-laba berwarna emas ini merupakan salah satu serangga paling langka yang memiliki panjang sekitar seperempat inchi dengan perpaduan warna keemasan yang sangat menarik. 

Selain itu, ternyata laba-laba emas ini merupakan hewan pemburu dan penyerang predator ganas tidak seperti spesies laba-laba umumnya yang biasa hidup bermanja-manjaan di sarangnya.

Ia juga memiliki mata 4 buah berpadu dengan kerangka tubuh yang berwarna keemasan ini semakin membuat laba-laba Golden Jumping Spider pandai melakukan penyamaran untuk menjebak mangsa-mangsanya. 

Keluarga laba-laba jumping spider selain berwarna emas, ada juga warna metalik, colorful, ungu serta warna pelangi.

5. Phyllobates Terribillis

Katak panah emas beracun atau Phyllobates Terribillis adalah salah satu jenis katak yang memiliki keluarga besar kurang lebih berjumlah 170 spesies yang sama-sama berasal dari famili Dendrobatidae. 

Phyllobates terribilis adalah salah satu contoh dari spesies katak panah beracun. 

Meskipun memiliki warna yang mengagumkan, tetapi harus berhati-hati pada hewan ini karenna dikenal sebagai salah satu hewan yang memiliki racun paling berbahaya di dunia. 

Kandungan racun dalam katak kuning emas ini merupakan racun alkaloid di sekitar lapisan kulitnya.

Dengan hanya 1 milligram saja, racun ini dapat membunuh sekitar 10 ribu tikus kecil atau sekitar 10 hingga 20 manusia. 

Parahnya lagi, dengan sekitar 1 per 1.000 gram racun dari katak ini juga ampuh untuk membunuh langsung ditempat 2 ekor gajah jantan Afrika.

Dengan takaran yang masih sama, racun paling sadis ini juga dapat membunuh sekitar 15 ribu manusia. 

Sebenarnya, katak keemasan ini memiliki warna kulit seperti hijau daun, jingga cerah dan kuning. 

Tetapi, jika ditelaah lebih dalam lagi ternyata katak emas beracun ini memiliki iris mata berwarna emas. 

Itulah sebabnya, katak pembunuh ini memiliki julukan sebagai Golden Poison Dart Frog.

6. Gold Tegu Lizard

The Gold Tegu Lizard, merupakan salah satu makhluk ekologi yang berasal dari Amerika Selatan. 

Jenis kadal ini memiliki warna kulit emas berpadu dengan warna kilauan metalik ditambah beberapa ornamen hitam di sekitar kulitnya yang sangat menarik perhatian. 

Sayangnya, Gold Tegu sudah dinyatakan sebagai salah satu hewan yang memiliki harapan hidup sangat rendah dan sulit untuk ditangkap dengan tangan kosong.

Jenis kadal langka dan mendekati kepunahan ini ukuran tubuhnya cukup besar hingga 44 inchi terhitung dari pangkal hidung hingga ujung ekornya. 

Tidak seperti spesies tegu lainnya, Golden Tegu Lizard ini merupakan karnivora alias hewan pemakan daging.

7. Chrysopelea Ornata

Dari keluarga ular juga ada yang berkulit emas. Beberapa contoh jenis ular yang memiliki warna kulit keemasan adalah Golden Tree Snake dan Golden Cat Snake.

Warna kulitnya menjadi sebuah keberuntungan untuk penyamaran sempurna di padang pasir saat hewan predator lain ingin memangsanya.

Dengan warna keemasan, ular ini dapat berkamuflase sangat baik, karena kilauan emasnya sangat sulit dibedakan saat terik matahari sedang bersinar di padang pasir tandus.

8. Golden Marmoset

Binatang metalik lainnya yang juga berwarna emas adalah Golden Marmoset atau dikenal juga dengan sebutan Golden Lion Tamarin. 

Hewan ini merupakan salah satu jenis monyet kecil yang terancam punah di dunia.

Diperkirakan bahwa hanya ada sekitar 1000 jenis primata langka ini yang masih bertahan hidup di daerah Pantai Atlantika Brazil dan sekitar 490 lainnya sudah diamankan sebagai satwa yang dilindungi oleh pemerintah Brazil.

Asal-usul monyet emas dikatakan bahwa sekitar 98 persen dari hutan hujan subur sebagai habitat asli Golden Marmoset telah hancur akibat pembalakan hutan liar oleh tangan-tangan manusia yang tidak bertanggung jawab.

Ciri-ciri khas dari monyet kecil Golden Lion Tamarin sangat mudah dikenali, yakni adanya bulu lebat berwarna keemasan yang melindungi tubuhnya sekaligus penghangat dari cuaca dingin ekstrim. 

Jenis monyet ini hanya bisa tumbuh hingga 13.2 inchi dengan berat sekitar 700 gram.

 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top