Dulu Tempat Menyusun Strategi Tempur 10 November, Rumah Tua 112 Tahun Jadi Kafe di Surabaya

Rumah tua di Kampung Lawas Maspati.
Rumah tua di Kampung Lawas Maspati.

SURABAYATIMES – Surabaya tak hanya menjadi kota metropolitan yang terkenal sebagai pusat bisnis. Surabaya juga dikenal memiliki banyak kampung unik. Salah satunya  adalah kampung lawas Maspati. 

Berlokasi tak jauh dari Tugu Pahlawan, kampung lawas Maspati dapat ditemui di tengah bangunan asli perkampungan Surabaya tempo dulu yang masih berdiri kokoh dan terjaga keasliannya. Hal tersebut menjadikan Maspati menjadi destinasi alternatif wisatawan yang berkunjung di Kota Surabaya.

Kampung dengan 375 kepala keluarga (KK) dan jumlah penduduk 1.750 jiwa ini juga memiliki beberapa produk unggulan yang dihasilkan oleh para warga. Di antaranya olahan cincau, lidah buaya, markisa, serta minuman jamu herbal. 

Tidak hanya olahan makanan. Ada juga kerajinan lukis kaus dan lukis topi yang dapat menjadi buah tangan para wisatawan yang berkunjung ke kqmpung lawas tersebut.

Sabar Susanto, kepala RW Kampung Maspati, menceritakan banyaknya wisatawan yang berkunjung ke kampung lawas ini menjadikan ekonomi warga sekitar semakin meningkat. Warga menjadi lebih produktif dan lebih peduli dengan lingkungannya.

Sabar menambahkan, salah satu spot yang banyak di kunjungi oleh wisatawan yaitu Omah Tua 1907. Rumah ini dulunya merupakan tempat berkumpulnya pemuda Kampung Maspati dan sekitarnya untuk menyusun strategi peperangan 10 November 1945. 

Kini bangunan yang masih kokoh dan terjaga keasliannya itu diperuntukkan menjadi kafe dengan nuansa lawas atau yang populer dengan istilah vintage. Tempat ini mengundang banyak wisatawan untuk membeli kopi atau hanya sekadar mengambil foto dengan suasana lawas yang menjadi daya tarik kafe ini. 

 

 

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Surabaya TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top