Sepuluh Teknologi Modern Ini Sudah Ada sejak Ribuan Tahun Lalu

Ilustrasi (Foto : Screenshot Youtube Daftar5)
Ilustrasi (Foto : Screenshot Youtube Daftar5)

SURABAYATIMES, MALANG – Manusia dan teknologi sepertinya sudah menjadi dua elemen yang tidak bisa dipisahkan saat ini. Bahkan, banyak sekali aktivitas yang dilakukan  orang zaman modern seperti sekarang selalu menggunakan teknologi canggih untuk mempermudahkan segala rutinitas yang dijalaninya.

Namun siapa sangka, teknologi yang senantiasa diperbarui itu ternyata sudah ada sejak ratusan, bahkan ribuan tahun yang lalu. Bersumber dari chanel youtube Daftar5, berikut 10 deretan teknologi modern yang sudah ada sejak zaman kuno.

1 . Penyembur Api

Alat penyembur api atau yang sering dikenal dengan istilah flamethrower memang memudahkan pekerjaan manusia. Terutama saat hendak membakar gundukan sampah.

Namun tahukah Anda, alat penyembur api tersebut ternyata sudah ada sejak 1901. Richard Fielder saat itu meresmikan temuannya dan digunakan oleh tentara untuk dijadikan senjata pada Perang Dunia I.

Senjata peperangan yang berbahan dasar dari petroleum (minyak bumi) itu dulu memang ampuh untuk melumpuhkan musuh. Teknologi ini lantas dikembangkan menjadi bom api atau yang dikenal dengan istilah napalm bomb. Senjata mutakhir inilah yang kemudian digunakan para tentara untuk berjuang di Perang Dunia II.

Sebelum ditemukan  Richard Fielder  tahun 1901, teknologi ini ternyata sudah digunakan sekitar 1.300 tahun sebelumnya. Secara kegunaan nyaris sama, tapi lebih spesifik untuk membakar perahu musuh. Senjata semacam ini digunakan pada zaman kuno oleh Kerajaan Byzantine atau Bizantium. Saking menakutkannya, senjata ini mendapatkan julukan api yang bisa membakar air (greek fire) di masanya.

2 . Bedah Plastik

Siapa yang tidak ingin tampil menawan, terutama di kalangan kaum hawa. Iya, saking gemarnya melakukan permak wajah, tidak jarang perempuan zaman modern memilih jalan pintas dengan menjalani sederet oprasi bedah plastik.

Sejarah menyebutkan, Sir Harold Gillis sudah melakukan bedah plastik  tahun 1917 silam. Saat itu, dia menjalankan operasi pada bagian wajah pasiennya yang mengalami cedera luka bakar saat Perang Dunia I.

Jika ditelisik lebih jauh, bedah plastik ternyata sudah ada sejak 3.000 tahun sebelum Masehi. Peneliti menyebutkan, teknik operasi ini sudah dilakukan oleh para ahli di Mesir purba. Saat itu, orang yang ketahuan mencuri akan dipotong hidungnya.

Setelah menjalani masa hukuman, tidak jarang pelaku akan mendatangi para ahli untuk menjalani bedah plastik guna memperbaiki hidung mereka.

3 . Mesin Layanan Diri

Kotak besar yang berdiri seperti almari dengan berbagai produk makanan dan minuman ini ternyata sudah ada sejak abad ke-19.

Di masanya, orang zaman dulu menggunakan alat yang kini disebut vending machine tersebut sebagai sarana untuk mengambil kartu pos dan buku. Caranya terbilang sama. Dengan metode memasukkan koin dan menekan tombol, maka kartu pos akan keluar secara otomatis.

Jauh sebelum itu, para ilmuan menemukan teknologi serupa pada abad 19 silam. Tepatnya dibuat oleh ahli fisika zaman Yunani kuno. Saat itu, mesin layanan diri digunakan untuk mengambil holy water (air suci) di gereja.

Dengan adanya teknologi tersebut, para jamaah gereja tidak mengeluh karena sering kehabisan stok. Bahkan, dengan adanya teknologi tersebut, orang-orang menjadi disiplin dan tertib. Selain itu, metode memasukkan koin sebelum mengambil air membuat lebih praktis dan jumlah holy water yang didapat sesuai dengan takaran yang sudah ditentukan.

4 . Jam Alarm

Sudah menjadi kebiasaan orang zaman sekarang, jika sebelum tidur sebagian besar masyarakat  memilih untuk men-setting alarm. Tujuannya, agar tidak terlambat sebelum menjalani aktiviitas keesokan harinya.

Kebanyakan orang mengira jika jam alarm ditemukan pertama  oleh Levi Hutchins pada tahun 1780-an. Wajar saja, saat itu Levi memang membuat terobosan jam alarm yang secara otomatis akan berbunyi setiap jam 4 pagi.

Padahal, jika ditelisik lebih jauh, jam alarm sebenarnya sudah ada sejak 440 tahun sebelum Masehi. Pengagasnya adalah ahli filsafat dari Yunani yang dikenal dengan nama Plato. 

Saat itu, Plato membuat alarm pengingat menggunakan jam air. Sehingga, jika sudah memasuki waktu seperti yang di-setting, maka air secara otomatis akan mengejutkannya. Dulu Plato menggunakan teknologi ini agar tidak terlambat masuk kuliah.

5 . Alat Pendeteksi Gempa Bumi

Pada tahun 1987, seorang saintis asal Filipina berhasil membuat alat pendeteksi gempa bumi. Namun pada tahun 2000 lalu, para ilmuan menemukan fakta baru.

Teknologi cangih pendeteksi gempa tersebut ternyata sudah ada di China sejak tahun 1302. Pembuatnya yaitu Zhang Heng. Dia membuat alat mekanik berbentuk gentong besar yang terdapat patung naga di sisi luarnya. Bukan tanpa tujuan. Di mulut naga sebelumnya sudah dimasuki butiran bola besi.

Saat terjadi gempa, guncangan dengan intensitas kecil saja sudah membuat bola besi di mulut naga terjatuh. Artinya, di sekitar alat pendeteksi gempa zaman kuno ini telah terjadi gempa.

Ketika disimulasikan sekitar 6 tahun setelah ditemukan, alat mekanik tersebut terbukti bisa mendeteksi gempa yang terjadi pada radius sekitar 2.500 kilometer dari alat tersebut diletakkan.

6 . Pintu Otomatis

Jika kita belanja di mall, biasanya di bagian depan terdapat pintu yang secara otomatis membuka sendiri saat ada orang yang hendak memasukinya.

Teknologi semacam ini memiliki sejarah panjang. Sebelumnya, tahun antara 1940-1950-an, masyarakat mengenal pintu otomatis dengan istilah pintu bulat. Juga terdapat beberapa pintu yang berjajar secara melingkar.

Meskipun sempat populer di masanya, gagasan semacam ini tidak luput dari beberapa kendala. Salah satunya saat ada embusan angin. Iya, saat tertiup udara kencang, pintu semacam ini akan bergerak dengan sendirinya.

Dirasa tidak mumpuni, dua pengusaha asal Amerika Serikat membuat pintu otomatis pada tahun 1954 lalu.

Namun jika ditelusuri, teknologi semacam ini sudah ada sejak 50 tahun sebelum Masehi. Saat itu, sang pengagas yang dikenal dengan sebutan Hero of Alexandria membuat pintu otomatis di sebuah kuil.

Caranya dengan menggunakan api yang menyala. Panas akan menggerakkan sistim mekanik yang sudah dirancang sedemikian rupa, kemudian pintu seketika akan terbuka. Sistem semacam ini sepintas mirip dengan sistim kerja ketel uap.

7 . Baterai

Penyimpan daya listrik yang satu ini memang memiliki sejarah panjang. Gagasan pembuatan baterai pertama ditemukan oleh saintis asal Italia pada abad 18 silam.

Saat itu Luigi Galvani melakukan eksperimen pada dua kaki katak yang sudah mati. Semula dua kaki belakang katak dipisahkan dari badannya. Kemudian diikat dengan kabel yang dihubungkan dengan kawat di bagian pangkal paha si bangkai katak.

Hasilnya, kaki katak bisa bergerak dengan sendirinya. Temuan tersebut menandakan jika muatan listrik ternyata benar adanya.

Terinspirasi akan hal ini, ahli fisika yang bernama Alessandro Volta melakukan pengembangan dan membuat batarei untuk kali pertama tahun 1799.

Berselang dua abad kemudianbatau tepatnya tahun 1983, para arkeolog menemukan sebuah kendi yang terbuat dari tanah liat di daerah Baghdad, Irak.

Dalam kendi tersebut, ditemukan adanya silinder dan beberapa batang besi. Sejak saat itulah, arkeolog berpendapat jika barang misterius tersebut dulunya digunakan sebagai baterai pada masa 200 tahun sebelum Masehi.

8 . Komputer

Pada tahun 1834, seorang saintis yang bernama Charles Babbage berhasil membuat mesin mekanikal komputer untuk kali pertama. Temuannya tersebut bisa diaplikasikan untuk melakukan penghitungan matematika.

Berselang beberapa tahun setelah itu, tepatnya pada tahun 1900-an, para ilmuan menemukan artefak mesin yang misterius. Artefak tersebut terdiri dari beberapa gear, yang memiliki gerigi kecil dan saling terhubung.

Benda misterius itu ditemukan di sebuah bangkai kapal setelah sekitar 100 tahun melakukan penelitian. Para ilmuan akhirnya menemukan fakta baru. Ternyata artefak tersebut diduga kuat merupakan komponen komputer analog. Di masa lalu, diyakini jika Yunani kuno menggunakan komputer untuk menentukan posisi astronomi, gerhana, dan penanggalan kuno.

9 . Death Ray

Belum lama ini, tentara Amerika Serikat memperkenalkan senjata baru yang disebut Active Daniel System pada tahun 2007 lalu. Pada senjata yang berada di atas mobil perang ini, tentara Amerika bisa membinasakan lawannya melalui pancaran sinar yang sangat panas, yang mencapai ribuan derajat celcius.

Belakangan diketahui, senjata mematikan tersebut ternyata hasil pengembangan dari teknologi sinar laser yang ditemukan oleh Nikola Tesla  tahun 1930-an silam.

Tapi siapa sangka, senjata mematikan ini ternyata sudah ada sejak 212 sebelum Masehi. Pembuatnya adalah ahli fisika yang bernama Archimedes.

Dia membuat plat tembaga yang cekung menyerupai parabola, yang sebelumnya digosok sehingga menjadi mengilap. Alat tersebut digunakan untuk memantulkan sinar matahari. Di zaman kuno, alat semacam ini digunakan untuk membakar kapal yang dikendarai musuh.

10. Robot

Jepang dikenal sebagai salah satu negara yang sedang gencar-gencarnya mengembangkan teknologi  bidang robot. Iya, alat elektronik yang dapat bergerak secara otomatis ini semula ditemukan pertama oleh William Gray Walter pada tahun 1948 silam.

Dahulu kala, benda mekanik yang sepintas berbentuk seperti kura-kura ini dirancang dapat bergerak secara otomatis. Jika baterai habis, maka robot di masa lalu itu akan kembali ke tempat semula.

Namun siapa sangka, sekitar 2.000 tahun sebelum ditemukan robot untuk kali pertama, seorang insinyur Yunani Hero of Alexandria membuat mesin yang dapat bergerak secara otomatis.

Di masanya, temuan tersebut dipamerkan dalam pertunjukan di sebuah teater. Canggihnya, robot kuno ini bisa mengikuti arahan dari gerakan tertentu yang dilakukan oleh manusia. Belakangan diketahui, robot ini dapat bekerja dengan menggunakan tenaga uap air. (*)

Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top