Ada-ada Saja, Pria Ini Nekat Manjat Tower Setinggi 72 Meter untuk Merayu Istrinya, Berikut Kronologinya

Detik-detik menegangkan saat petugas gabungan hendak mengevakuasi pria yang nekat memanjat tower setinggi 72 meter, Kecamatan Pakisaji (Foto : Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang for MalangTIMES)
Detik-detik menegangkan saat petugas gabungan hendak mengevakuasi pria yang nekat memanjat tower setinggi 72 meter, Kecamatan Pakisaji (Foto : Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang for MalangTIMES)

SURABAYATIMES, MALANG – Jika kebanyakan pria merayu wanita dengan menyanyikan sebuah lagu, memberi coklat, atau bahkan bunga. Namun, sepertinya itu sudah terlalu mainstream bagi Yosep Saikun, warga Dusun Cangkring Desa Mendalan Wangi Kecamatan Wagir. Pria yang akrab disapa Osep ini, nekat memanjat tower setinggi 72 meter guna merayu istri tercintanya, Rabu (7/11/2018) pagi.

Aksi nekat pria tersebut terjadi di salah satu tower yang ada di Dusun Sonosari Desa Kebonagung Kecamatan Pakisaji. Warga yang mengetahui kejadian langka tersebut, seketika heboh karena aksi nekat pria 35 tahun tersebut. Merasa yakin jika pria asing itu bukanlah petugas provider yang sedang membenahi tower, warga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa setempat, dan diteruskan ke Polsek Pakisaji. “Saat itu kami dapat informasi jika ada upaya bunuh diri, dengan cara memanjat tower,” kata Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang Mudji Utomo.

Mendapatkan laporan tersebut, beberapa personel gabungan dari PMI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, SAR, Polsek dan TNI setempat langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

Mengetahui adanya petugas gabungan dan warga yang berjibun di bawah tower, Osep justru nekat memanjat semakin tinggi. Sedikitnya ada empat personel yang dikerahkan untuk mengevakuasi pria nekat tersebut. Sedangkan sisanya, sekitar 40 personel gabungan berjaga-jaga di bawah tower jika sewaktu-waktu Osep nekat melontarkan dirinya dari ketinggian. “Alat evakuasi berupa vertical rescue digunakan, tapi meski sudah dirayu dia (Osep) tetap tidak berkenan turun dari atas tower,” sambung Utomo.

Sementara itu, Bidang Pemberitaan PMI Kabupaten Malang Handoyo menjelaskan, saat proses negosiasi, Osep justru mengancam hendak melompat jika petugas kala itu memaksanya turun. Mengetahui gertakan ini, petugas gabungan langsung menyiapkan jaring khusus, untuk meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan, jika pria asal Kecamatan Wagir itu, nekat melompat. “Dia (Osep) hanya mau turun jika anak dan istrinya yang membujuknya,” kata Handoyo.

Atas permintaan tersebut, tim gabungan seketika berupaya mencari keberadaan anak dan istri Osep. Belakangan diketahui, istrinya bernama Titin, sedangkan putrinya sering dipanggil Tata. “Kami memdapat informasi jika keduanya tinggal di sekitar lokasi kejadian, tapi waktu dibujuk untuk merayu suaminya, istrinya memilih enggan menuruti permintaan tersebut,” sambung Handoyo.

Suasana semakin menegangkan saat keluarga Osep, mengabaikan permintaan terakhirnya. Tanpa berfikir pajang, empat personel dikerahkan untuk memanjat tower telekomunikasi tersebut. Meski sempat naik turun karena dikhawatirkan nekat melompat. Akhirnya, pria berusia lebih dari kepala tiga itu, berhasil dievakuasi. “Setelah dilakukan pendekatan selama lima jam, pria itu akhirnya mau turun, dengan cara manual (turun sendiri) dan didampingi tim yang ikut memanjat, Osep akhirnya turun dari atas tower,“ terang Handoyo.

Setibanya di dasar tower, Osep langsung disambut puluhan petugas gabungan. Diduga karena depresi, pria itu lantas dilarikan ke Puskesmas Wagir, untuk mendapatkan perawatan dan pendampingan intensif secara kesehatan dan psikoligis. “Diketahui aksi nekat ini lantaran istrinya meminta cerai, sudah dua minggu belakangan Osep tinggal sendirian karena anak dan istrinya meninggalkan rumah,” tutup Handoyo.

Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top