Delegasi UNICEF Susuri Sungai Kalimas di Malam Hari

Para delegasi UNICEF menikmati indahnya sungai Kalimas di malam hari
Para delegasi UNICEF menikmati indahnya sungai Kalimas di malam hari

SURABAYATIMES – Delegasi dari salah satu organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), United Nations Children`s Fund (Unicef) kembali menikmati keindahan Kota Surabaya. Kali ini, delegasi Unicef menyusuri sungai kalimas menggunakan perahu mulai dari Monumen Kapal Selam (Monkasel) dan berlabuh di dermaga Siola, pada Senin malam, (7/5).

Tiba di Monkasel pukul 19.15 WIB, rombongan disambut musik patrol, kemudian berjalan menuju dermaga monkasel. Para delegasi yang sudah menggunakan rompi orange bersiap melakukan perjalanan. Mereka tampak antusias dan ceria saat menaiki perahu. “Ini akan menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan bagiku,” kata Rana Flowers perwakilan Unicef asal China.

Selama perjalanan, para delegasi benar-benar menikmati keindahan sungai dibalut lampu hias dengan aneka macam rupa dan warna, seperti yang diungkapkan Wali Kota Zamboanga (Filipina), Maria Climaco Isabella. Dirinya mengaku senang dan sangat terhibur dengan wisata air yang ada di Surabaya. “Sangat cantik dan indah apalagi melihat lampu-lampunya,” ungkap Maria.

Bahkan, para delegasi tidak canggung menyapa warga Surabaya yang berdiri di pinggir sungai sembari melambai-lambaikan tangan. “Saya sangat senang dan menikmati perjalanan singkat ini," ujar Maria sambil tersenyum. 

Seperempat jam menyusuri sungai kalimas, delegasi Unicef akhirnya tiba di dermaga Siola. Di sana, rombongan disuguhi makanan dan minuman milik produk UKM binaan Pemkot Surabaya. Terlihat bagaimana mereka sangat menikmati hidangan minuman dan makanan tersebut. “Saya suka dengan traditional food,” kata Debora Comini selaku perwakilan Unicef asal Kamboja. 

Sembari menikmati minuman pelaku UKM dan jajanan khas Surabaya, beberapa delegasi turut memeriahkan sekumpulan anak-anak SD yang sedang bernyanyi dan bergoyang menggunakan kostum daur ulang sampah. Mao Pan selaku petugas kemitraan Unicef tak malu untuk bergoyang bersama anak-anak tersebut. “Mereka sangat lucu dan kreatif,” celetuk Mao.

Lebih lanjut, para delegasi Unicef yang juga berinteraksi langsung bersama warga Surabaya melihat berbagai macam hiburan yang telah disediakan oleh Pemkot Surabaya.

Diketahui, pertemuan bertajuk Growing Up Urban Summit yang dihadari para wali kota, gubernur dan pakar tata kota dari 10 kota di Asia Timur berakhir Selasa (8/5) ini. Nantinya, mereka akan membahas upaya dalam mengatasi urbanisasi pada anak-anak sehingga ke depan menjadi kota layak dan ramah bagi anak-anak. 

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : A Yahya
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Surabaya TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top