Bupati Malang Rendra Kresna : Diundang Kegiatan RT pun Saya Pastikan Datang

Bupati Malang Dr H Rendra Kresna (tiga dari kanan) bersama Moh Geng Wahyudi (kanan), Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung dan Ketua DPRD Kabupaten Malang dalam acara Deklarasi Pengurus Gapeknas Kabupaten Malang, Senin (17/7/2017) (Nana/MalangTIMES)
Bupati Malang Dr H Rendra Kresna (tiga dari kanan) bersama Moh Geng Wahyudi (kanan), Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung dan Ketua DPRD Kabupaten Malang dalam acara Deklarasi Pengurus Gapeknas Kabupaten Malang, Senin (17/7/2017) (Nana/MalangTIMES)

SURABAYATIMES, MALANG – Apresiasi dari Sekertaris Umum (Sekum) DPD Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional (Gapeknas) Jawa Timur (Jatim) terhadap kehadiran Bupati Malang Dr H Rendra Kresna dalam acara Deklarasi Pengurus Gapeknas Kabupaten Malang secara lugas ditanggapinya dengan ciri khas Rendra.

Secara lugas, Dr H Rendra Kresna yang terkenal pekerja keras dan memiliki aktivitas padat setiap harinya, menyatakan sebuah undangan dari siapapun memiliki makna dalam konteks kemanusiaan, yaitu silaturahmi.

"Hakekat undangan adalah silaturahmi. Dalam silaturahmi banyak manfaat yang bisa kita peroleh. Karena itu, saya selalu memastikan apabila ada undangan," kata Rendra, Senin (17/7/2017) dalam sambutannya.

Rendra melanjutkan, bahkan saat ada undangan dari tingkat Rukun Tetangga (RT) sekalipun, dia akan memastikan datang, apalagi adanya undangan yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat Kabupaten Malang seperti acara Deklarasi Gapeknas Kabupaten Malang.

"Pasti saya datang saat ada undangan walau skalanya RT. Hukumnya menjadi wajib bagi pemimpin untuk hadir saat masyarakat menaruh harapan dengan undangannya tersebut," tegas suami Hj. Jajuk Rendra Kresna ini.

Pernyataan Bupati Malang tersebut, bukan sekadar ucapan semata. Tapi dalam kepemimpinannya dua periode di Kabupaten Malang, telah dibuktikan dengan lakunya yang membuat masyarakatnya merasa memiliki seorang Bapak yang tidak abai dan pilih kasih.

Bukan juga sekadar sisi politis yang ingin diraih oleh Rendra Kresna saat menghadiri berbagai undangan kegiatan dalam skala kabupaten, kecamatan, desa bahkan tingkat paling bawah RT. "Tapi ini bentuk kewajiban saya sebagai manusia," tegasnya.

Walaupun ada yang mengatakan di balik berbagai kehadirannya memenuhi undangan siapapun, dilandasi kepentingan politis, Rendra dengan ciri khasnya menyampaikan, bahwa dirinya memang tidak bisa lepas dari anggapan politisi sebagian pihak.

"Anggap saja benar penilaian tersebut. Berangkat sebagai bupati dengan sistem pemilihan langsung rakyat, tentunya pemimpin manapun akan berusaha hadir kalau diundang rakyat yang memilihnya," terangnya yang melanjutkan sepanjang dia tidak ada kegiatan lain yang sudah diagendakan jauh-jauh hari.

Maka, apresiasi Sekum DPD Gapeknas Jatim atas kehadirannya, bagi Rendra bukan sebagai bentuk kebanggaan yang perlu dilebih-lebihkan, tapi dalam konteks silaturahmi baik sebagai Pemimpin Daerah maupun sebagai sesama manusia.

Bahkan Rendra mengatakan kebanggaannya terhadap Gapeknas Kabupaten Malang yang mampu merangkul berbagai asosiasi pengusaha konstruksi yang ada di Kabupaten Malang.

"Kedatangan mereka di sini adalah bukti bahwa Gapeknas Kabupaten Malang mampu merangkul asosiasi lainnya yang sejenis. Biasanya kalau diundang oleh sesama saingan pasti tidak datang,"ujar Rendra yang disambut tepuk tangan undangan.

Berkumpul bersama, bermusyawarah tanpa melanggar aturan dalam kebersamaan yang menjadi karakter Kabupaten Malang, diharapkan akan menjadi ruh bagi seluruh asosiasi kontraktor yang ada.

"Ke depan apapun yang dikerjakan dan oleh asosiasi apapun tidak lagi perlu ada saling sikut menyikut. Ke depan juga semoga kontribusinya tidak skala daerah tapi Indonesia," pungkas ayah empat anak ini.

Pewarta : Nana
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top