Bupati Malang Rendra Kresna Berharap Ada Restorasi Peran Gapeknas di Kabupaten Malang

Bupati Malang Dr H Rendra Kresna (kiri) bersama pembina Gapeknas Kabupaten Malang saat pemberian cenderamata, Senin (17/07) di gedung Serbaguna RM Bojana Puri. (Nana)
Bupati Malang Dr H Rendra Kresna (kiri) bersama pembina Gapeknas Kabupaten Malang saat pemberian cenderamata, Senin (17/07) di gedung Serbaguna RM Bojana Puri. (Nana)

SURABAYATIMES, MALANGGabungan Pengusaha Kontraktor Nasional (Gapeknas) Kabupaten Malang yang dideklarasikan Senin (17/07) di ruang serbaguna RM Bojana Puri, Kepanjen, mendapat apresiasi sekaligus berbagai masukan positif dari Bupati Malang Dr H Renda Kresna.

Rendra mengatakan, keberadaan Gapeknas Kabupaten Malang diharapkan memberi warna baru dalam pembangunan setelah lama vakum secara organisasi. Warna baru dari Gapeknas Kabupaten Malang ini juga diharapkan sesuai dengan berbagai regulasi yang ada dan hasil akhirnya bisa bermanfaat bagi masyarakat.

"Harapan kami tentunya nanti Gapeknas mampu menegakkan aturan yang ada sehingga seluruh proses berjalan dengan bersih dan hasilnya maksimal dimanfaatkan masyarakat," ucap Rendra Kresna, Senin (17/07) dalam sambutannya.

Rendra melanjutkan, dengan banyaknya asosiasi kontraktor di Kabupaten Malang atau Malang Raya, Gapeknas jangan sekadar ada atau sekadar berdiri saja tanpa adanya kontribusi dalam pembangunan maupun terhadap. anggotanya.

"Banyak asosiasi ada namanya tapi tidak ada manfaat yang dirasakan anggota dan masyarakat. Semoga Gapeknas tidak seperti itu," ujar Rendra.

Harapan bupati Malang yang besar tersebut menjadi tantangan bagi  Gapeknas Kabupaten Malang untuk bisa melakukan restorasi organisasi yang selama kurun waktu 2013 sampai sekarang berjalan kurang maksimal. "Apa yang disampaikan Bapak Bupati memang benar. Kami perlu melakukan restorasi dalam tubuh Gapeknas," tandas Muhammad Alyas, sekretaris umum DPD Gapeknas Jawa Timur.

Melalui restorasi, harapan besar bupati Malang terhadap Gapeknas, khususnya di Kabupaten Malang, adalah tercipta pengusaha-pengusaha kontraktor yang tidak sekadar berkompetensi tetapi juga mampu memberi sumbangsih kepada masyarakat Kabupaten Malang.

Selain memberikan motivasi kepada 19 anggota Gapeknas Kabupaten Malang, Rendra juga mengajak tidak terjadi gesekan-gesekan antara asosiasi kontraktor yang ada. Gesekan dan saling sikut untuk memperebutkan kontrak kerja dalam pembangunan akan berujung pada disharmonisasi pengusaha dan efek terbesarnya hasil pekerjaan tidak bisa maksimal dirasakan masyarakat.

"Persaingan antara sesama asosiasi baik apabila dalam koridor aturan yang ada. "Tapi akan lebih bijak nantinya apabila seluruh asosiasi tersebut bisa selalu berkomunikasi dan koordinasi satu sama lainnya," ujar bupati kesembilan belas di Kabupaten Malang ini.

"Kebersamaan sebagai karakter masyarakat Kabupaten Malang bisa dijadikan gerakan restorasi bagi Gapeknas Kabupaten Malang. Organisasi apa pun yang ada di Kabupaten Malang akan menjadi mitra pemerintahan apabila mampu mengedepankan kebersamaan demi kemakmuran masyarakat," pungkas Rendra. (*)

Pewarta : Nana
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top