Bupati Malang Rendra Kresna Ingatkan Topofragis Kabupaten Malang Rawan Jadi Jalur Narkotika

Pemberian piagam penghargaan Bupati Malang Dr H Rendra Kresna kepada masyarakat yang aktif dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Malang dalam peringatan HANI 2017 di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (13/7/2017) (Nana/MalangTIMES)
Pemberian piagam penghargaan Bupati Malang Dr H Rendra Kresna kepada masyarakat yang aktif dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Malang dalam peringatan HANI 2017 di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (13/7/2017) (Nana/MalangTIMES)

SURABAYATIMES, MALANG –  Topografis Kabupaten Malang yang berupa daerah pesisir dan pantai dengan panjang 105 kilometer (km), menjadi perhatian khusus Bupati Malang dalam Hari Anti Narkotika Internasional (HANI).

Menurut Dr H Rendra Kresna posisi Kabupaten Malang yang terbuka, terutama wilayah laut bisa dimanfaatkan oleh para sindikat narkotika dalam mendistribusikan  barang haram yang menjadi musuh bersama bangsa dan negara Indonesia.

"Cukup sering kita temui, jalur laut menjadi jalur masuknya warga asing,"kata Bupati yang selalu berpeci hitam ini, Kamis (13/07) dalam acara Peringatan HANI 2017 di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang.

Rendra melanjutkan, tidak menutup kemungkinan kondisi topografis Kabupaten Malang juga dijadikan jalur bagi jaringan internasional untuk menyelundupkan Narkotika. 

Penyampaian kekhawatiran Bupati Malang atas terjadinya proses distribusi narkotika melalui wilayah yang dipimpinnya ini juga sebagai pengingat kepada seluruh peserta undangan yang hadir dalam kegiatan yang mengambil tema, 'Peran Aktif dan Pendayagunaan Seluruh Komponen dan Potensi Bangsa dalam Menghadapi Keadaan Darurat Narkoba Menuju Indonesia yang Sehat'. 

Penyampaian dan kekhawatiran Rendra dengan topografis Kabupaten Malang ini berkorelasi dengan tema peringatan HANI 2017 yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyatukan potensi yang ada dalam memerangi narkotika yang telah menjadi musuh nomor satu di Indonesia.

Wilayah yang terbuka dengan bonus demografi penduduk produktif yang sangat potensial di Kabupaten Malang, bisa jadi incaran menggiurkan bagi para bandar narkoba.

"Juga perlu diingat, para bandar narkoba juga telah merambah perdesaan dan menjadikan anak-anak kita sebagai korbannya,"tegas Rendra yang juga menyampaikan wilayah kota dan desa sama-sama tidak aman dan telah dijadikan pasar oleh mereka.

Dari data Kepolisian Resort Malang, terjadi peningkatan kasus narkotika dari tahun 2015 ke tahun 2016. Total ungkap kasus di tahun 2015 tercatat sebanyak 113, naik menjadi 176  kasus di tahun 2016. Tersangka dalam kasus narkotika pun mengalami kenaikan sebanyak 172 orang.

Tapi, lanjut Rendra, dengan kondisi darurat narkoba tersebut, bukan berarti elemen masyarakat, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum pasrah dan mengalah kepada para bandar narkotika.

"Kita terus perangi mereka, ini adalah komitmen bersama. Mari berperan aktif dalam perang ini,"tegasnya.

Lewat peringatan HANI 2017 ini, Rendra terus mendorong gerakan penyadaran seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk membangun solidaritas dalam rangka mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika yang menjadi ancaman kehidupan berbangsa, bernengara dan bermasyarakat.

Fondasi dalam keluarga  juga sangat berperan penting dan kuat dalam menangkal penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Malang.

Rendra menekankan kepada seluruh lapisan masyarakat, supaya selalu membangun dan menjaga keharmonisan, membangun budaya saling mengasihi dan menyayangi di lingkungan keluarga. 

"Keluarga yang sehat, kuat dan harmonis, merupakan modal pokok bagi bangsa Indonesia dalam mewujudkan ketahanan nasional sekaligus menjadi landasan pokok pelaksanaan agenda-agenda pembangunan bangsa,"ujar ayah dari empat anak ini.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan dari Bupati Malang kepada sekolah yang berperan aktif dalam pencegahan narkoba yakni SMAN Kepanjen, MAN 1 Gondanglegi, SMPN 5 Kepanjen dan MTsN Lawang. 

Pewarta : Dede Nana
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
  • Dispendik Sinkronisasi Pendataan Aset Sekolah Lewat Aplikasi

    Bagian Layanan Pengadaan dan Pengelolaan Aset Pemkot Surabaya, Dinas Pendidikan (Dispendik) akan melakukan sinkronisasi pendataan aset sekolah melalui aplikasi. ďAset-aset yang ada di Dispendik terutama di sekolah-sekolah harus disamakan datanya denga

  • Persebaya Target Tembus Final PGK 2018

    Persebaya Surabaya siap menyambut ajang pemanasan jelang Liga 1 2018, yakni Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018. Persebaya mencanangkan capaian lebih baik dibandingkan partisipasi di Piala Presiden 2018. Artinya, Persebaya membidik target menembus babak semi

  • Awal Jadi PNS Gubernur Jatim Digaji Rp 26 Ribu, Ini Kisahnya

    Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jatim yang memasuki masa purna tugas untuk bersyukur. Salah satu alasannya, mereka bisa menjalani purna tugas dalam keadaan sejahtera dan baik atau khusnul khotimah.

  • Wali Kota Surabaya Berbagi Tips Hindari Penculikan Anak

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengimbau kepada seluruh masyarakat Surabaya, khususnya para orang tua agar lebih waspada terhadap kasus penculikan anak. Maraknya kasus penculikan dan kekerasan terhadap anak membuat dirinya terus mengingatkan kepada ma

  • Kiai Ponpes Al-Falah Diteror, Kapolresta Kediri Amankan Satu Orang Mencurigakan

    Santer berita yang beredar di WA Grup terkait pengancaman kepada Kiai dan Masayikh Pondok Pesantren Al- Falah Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur membuat geger pihak ponpes dan kepolisian.

  • Bude Karwo Resmikan Galeri Kerajinan Seni Khas Jawa Timuran

    Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jatim Dra. Hj. Nina Soekarwo, MSi, meresmikan Galeri Ida yang terletak di Jl. Gayongkebonsari No. 113, Surabaya, Senin (19/02). Galeri ini berisi berbagai macam kerajinan seni khas Jawa Timuran,

  • Persebaya Datangkan Striker Asal Brazil

    Ada wajah baru dalam sesi latihan Persebaya Surabaya di Lapangan Olahraga Polda jatim, Senin (19/2) sore. Terlihat sosok tinggi menjulang dengan wajah khas Latin bergabung dalam latihan Rendi Irwan dkk. Sosok itu bernama lengkap Pedro Henrique Cortes Oli

  • Tegas, Dishub Larang Bus Sari Indah Beroperasi

    Video pemerasan yang diduga dilakukan oleh calo atau crew bus Sari Indah kepada salah seorang penumpang bus di Terminal Purabaya beberapa hari lalu direspon secara tegas oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya.

  • Ajak SPG Aduhai, Polisi Lakukan Ini di Jalan

    Satlantas Polrestabes Surabaya terus melakukan sosialisasi penggunaan Frontage, Jalan Ahmad Yani. Bahwa roda dua harus menggunakan jalur sebelah sisi barat.

  • Produser Pengorbit Nella Kharisma Ini Lepas Masa Lajang

    Kabar bahagia datang dari produser musik Iswanto. Pria yang akrab disapa Mas Pancal ini mengakhiri masa lajangnya di usia 32 tahun. Dia mempersunting gadis asal Banyuwangi Sindy Purbawati. Akad nikah dilakukan di Banyuwangi. Sementara resepsi berlangsung

  • Awas Calo PNS Incar Warga Surabaya

    Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau warga Surabaya mewaspadai penipuan penerimaan dan pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Sebab, akhir-akhir ini beredar rumor melalui media tentan

  • Di Tengah Image Negatif Kepala Daerah, Mereka Terus Berinovasi Menjadi Yang Terbaik di Indonesia

    Bagaimana cara menilai kepala daerah yang baik saat mereka mengemban amanah masyarakat daerahnya? Tentunya banyak indikator untuk menilainya. Salah satunya dengan melihat sisi inovasinya dalam membangun daerah, baik di bidang kesehatan, pendidikan, kemis

Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top