Kucurkan Dana Rp 250 Juta, Bupati Malang Rendra Kresna Buktikan Kepeduliannya terhadap Pelaksanaan Haji Tahun Ini

Bupati Malang Dr H Rendra Kresna memberikan sambutan dalam Bimbingan Manasik Haji 1438 H dan dorong 1.493 CJH untuk terus meningkatkan rasa syukur, Rabu (12/7/2017) di Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen (Nana/MalangTIMES)
Bupati Malang Dr H Rendra Kresna memberikan sambutan dalam Bimbingan Manasik Haji 1438 H dan dorong 1.493 CJH untuk terus meningkatkan rasa syukur, Rabu (12/7/2017) di Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen (Nana/MalangTIMES)

SURABAYATIMES, MALANG – Dukungan penuh Pemerintahan Kabupaten Malang terhadap masyarakatnya yang kini diundang oleh Allah datang ke rumahNya selain diwujudkan dengan menggelar Bimbingan Manasik Haji Massal juga menyupport anggaran bagi pelaksanaannya.

Support anggaran yang dialokasikan sekitar Rp 250 Juta ini nantinya akan dialokasikan untuk biaya bus jamaah dari Kabupaten Malang ke Surabaya dan sebaliknya bagi 1.493 Calon Jamaah Haji (CJH) yang rencananya akan diberangkatkan tanggal 9 Agustus 2017 oleh Bupati Malang Rendra Kresna.

Dukungan tersebut, menurut orang nomor satu di Kabupaten Malang ini, merupakan wujud keterlibatan langsung pemerintah daerah dalam membangun dan menguatkan visi dan misi yang diemban yaitu masyarakat Kabupaten Malang yang agamis.

"Visi misi Kabupaten Malang salah satunya adalah membangun dan menguatkan masyarakat yang agamis. Apa yang bisa Pemkab kerjakan, akan terus kita laksanakan terutama yang berhubungan dengan masyarakat ," kata Dr H Rendra Kresna, Bupati Malang, Rabu (12/7/2017) di Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen.

Kepedulian Pemkab Malang terhadap proses pelaksanaan Haji 1438 H/2017 M yang diikuti oleh 1.493 CJH yang dibagi dalam kloter 41 sampai dengan kloter 44 ini, terlihat dalam kegiatan Bimbingan Manasik Haji yang langsung dibuka oleh Bupati Malang dan rencananya nanti pemberangkat haji di tanggal 9 Agustus 2017 juga akan dihadiri olehnya.

Rendra dalam pembukaan Bimbingan Manasik Haji menyampaikan dan mengajak seluruh CJH untuk meningkatkan rasa syukur bisa terpanggil dan terpilih menunaikan ibadah Haji sebagai penyempurna rukun Islam.

"Kesehatan, kemampuan ekonomi yang diamanahkan kepada CJH wajib untuk kita syukuri. Rasa syukur adalah bentuk kerendahan hati kita sebagai hambanya kepada Alloh,"ujar Rendra.

Dia menambahkan, tidak semua masyarakat di Kabupaten Malang memiliki kesempatan karena berbagai faktor untuk bisa datang ke rumah Allah. "Maka, mari kita terus tingkatkan rasa syukur," imbuhnya.

Bagian rasa syukur terhadap kesehatan yang diamanahkan Alloh adalah dengan menimba ilmu manasik haji dalam bimbingan yang  diselenggarakan hari ini dan dilanjutkan dengan praktek pada tanggal 22 Juli 2017 di Islamic Center.

Rendra mewanti-wanti kepada CJH untuk mengikuti bimbingan manasik haji, walaupun ada yang sudah beberapa kali naik haji.

"Ikuti rangkaiannya jangan merasa pintar jika sudah paham perkuat lagi ilmunya tentang ibadah haji ini,"ujarnya yang juga menyampaikan aturan tiap tahun berhaji pasti berkembang khususnya dari Indonesia.

"Jangan sepelekan, menimba ilmu juga sebagai bentuk dari rasa syukur kita,"tegas Rendra. 

Acara Bimbingan Manasik Haji ini  dihadiri  Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Wilayah Jawa Timur, Faridz Ilmi,  Wakil Bupati Malang, Dandim 0818, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri Kepanjen, Kepala Pengadilan Agama, serta Ketua MUI, sebagai wujud sinergitas pemangku kepentingan di Kabupaten Malang.

Di kesempatan yang sama, Faridz Ilmi, Kabid Penyelenggaraan Haji fan Umroh Kanwil Jatim, menjelaskan mengenai Keputusan Presiden (Kepres) No 8 Tahun 2017 yang salah satunya mengenai Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). 

"CJH di Kabupaten Malang dibagi jadi empat kloter, yaitu 41 sampai dengan 44. Setiap kloter akan didampingi empat TPHD. TPHD bertugas membantu kelancaran CJH dari berangkat sampai kembali pulang,"terangnya.

Dia juga menyampaikan total jumlah CJH Kabupaten Malang yang terdata di Kantor Kemenag Kabupaten Malang, sebanyak 1.786 orang.

Tapi karena  ada CJH yang bergabung dikloter Kota Malang yaitu 293 orang, maka yang akan berangkat dan secara resmi masuk di kloter 41 hingga 44 sejumkah 1.493 orang.

Pewarta : Nana
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top