Teken Komitmen, Bupati Malang Rendra Kresna Siap Kuatkan Pemerintahan Bersih

Dua dari kiri, Bupati Malang Dr H Rendra Kresna bersama seluruh Bupati dan Wali Kota se-Jatim menandatangani komitmen pengendalian gratifikasi dengan KPK di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (10/07) (foto: beritalima.com)
Dua dari kiri, Bupati Malang Dr H Rendra Kresna bersama seluruh Bupati dan Wali Kota se-Jatim menandatangani komitmen pengendalian gratifikasi dengan KPK di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (10/07) (foto: beritalima.com)

SURABAYATIMES, MALANG – Hari ini bersama bupati dan wali kota lainnya, Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna melakukan penandatangan komitmen pengendalian gratifikasi yang dihadiri oleh Gubernur Jatim Soekarwo serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang diwakili Agus Raharjo.

Hal tersebut tentu semakin mengukuhkan Kabupaten Malang dalam komitmennya memerangi tindak korupsi. Seperti diketahui, di awal tahun 2017, Kabupaten Malang telah memiliki kebijakan yang diinisiasi oleh Bupati Malang  sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Pencanangan pembangunan zona integritas bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) ini bahkan lebih dulu ada dibandingkan Komitmen Pengendalian Gratifikasi yang ditandatangani oleh seluruh Bupati dan Wali Kota se-Jawa Timur (Jatim), Senin (10/07) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

WBK dan WBBM di Kabupaten Malang, menurut Rendra sebagai pondasi kuat dalam memerangi praktik korupsi di dalam pemerintahan sekaligus sebagai acuan kerja yang lebih bersih dan produktif bagi seluruh ASN dalam melayani masyarakat.

"Artinya, penandatanganan komitmen pengendalian gratifikasi tadi sudah memiliki pondasi yang telah berjalan di Kabupaten Malang. Kita siap menjalankannya," kata Rendra Kresna, Senin (10/07).

Penandatanganan komitmen di Surabaya tersebut dalam upaya menolak dan mengendalikan praktik gratifikasi yang masih terus terjadi di wilayah Jatim. Seperti yang terjadi di Surabaya dan Mojokerto dengan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, beberapa bulan kemarin.

Bupati Malang menandatangani komitmen zona integritas wilayah bebas Korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani di Pengadilan Negeri, Kepanjen, April 2017 lalu (Nana)

Rendra Kresna menyatakan bahwa wilayah Kabupaten Malang tentunya siap menjalankan komitmen dalam pengendalian gratifikasi dan korupsi. "Kita memiliki tanggung jawab menciptakan lingkungan berintegritas dan memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Itu komitmen kita selama ini," ujarnya.

Kabupaten Malang sejak awal tahun selain telah mencanangkan WBK dan WBBM, juga telah memiliki Satgas Pungli, Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) yang melibatkan Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan Negeri serta unsur TNI melalui Kodim 0818.

"Komitmen kita sudah ada, satgas juga bekerja dan membantu proses pengendalian gratifikasi dan korupsi," ujar Rendra yang sekali lagi siap menguatkan terciptanya pemerintahan bersih di wilayah yang dipimpinnya.

Sementara itu seperti dilansir beberapa media massa, perwakilan KPK Agus Raharjo menuturkan, komitmen pengendalian gratifikasi harus terus ditanamkan dalam hati nurani setiap kepala daerah. Langkah pencegahan ini perlu ditanamkan, terutama pada kepala daerah yang telah melakukan tandatangan komitmen pengendalian gratifikasi.

“Penandatanganan komitmen ini untuk kebaikan masyarakat di Indonesia umumnya dan di daerah yang dipimpin oleh Bapak dan Ibu,” ujarnya.

Agus juga berharap penandatanganan tersebut tidak hanya dijadikan seremoni belaka, tapi dijadikan momentum serta landasan dalam penerapan program-program pengendalian gratifikasi di wilayah. 

"Sehingga tidak ada lagi pejabat yang ditangkap karena kasus gratifikasi/korupsi di Jatim," harap Agus. 

Pewarta : Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
  • Pemprov Ubah Komposisi SMK 70 Persen dan SMA 30 Persen

    Dengan berlakunya Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pemprov Jatim langsung melakukan komitmen dalam vokasional. Langkah yang dilakukan oleh Pemprov Jatim adalah mengubah komposisi persentase SMA dan SMK. Dari 70:30 menjadi 30:

  • Soekarwo Dapat Gelar Bangsawan dari Masyarakat Sulawesi Selatan

    Gubernur Jatim Soekarwo menerima gelar kehormatan dari warga Sulawesi Selatan. Yaitu "I Lewa Daeng Mannimbang". Penyematan tanda kehormatan diwakili Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo.

  • Persebaya Tekuk PSMP 4-0

    Persebaya Surabaya menutup Babak 8 Besar Liga 2 dengan sempurna setelah menekuk PSMP 4-0 di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (21/11) sore tadi. Bajul ijo kini segera menatap laga semifinal Liga 2.

  • Demokrat Tunjuk Emil Pendamping Khofifah di Pilgub Jatim

    Siapa bakal pasangan Khofifah Indar Parawansa untuk maju dalam pemilihan Gubernur Jatim 2018 masih menjadi teka-teki hingga saat ini. Karena Khofifah tidak hanya diusung oleh satu partai saja.

  • Musim Hujan Waspadai Penyakit yang Ditularkan Tikus Ini

    Masyarakat Kota Surabaya diimbau untuk mewaspadai potensi timbulnya penyakit di musim hujan. Terutama penyakit yang ditularkan oleh binatang. Kewaspadaan ini bisa dimulai dengan membiasakan hidup bersih di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

  • Awas 'Kapolrestabes' Mau Menipu

    Bahwa dalam momentum seperti saat ini biasanya banyak orang tidak bertanggung jawab mengaku sebagai kepala Polrestabes Surabaya. Yang baru maupun yang lama. Hingga sangat perlu diwaspadai.

  • 41 Perusahaan Surabaya Cari 1533 Tenaga Kerja

    Kota Surabaya melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya kembali menggelar Bursa Kerja Terbuka (Job Market Fair) 2017. Bertempat di Gedung Wanita Chandra Kencana, Jalan Kalibokor Selatan, Selasa (21/11). Di sana ribuan pencari kerja terlihat memadati lokasi

  • Serapan Lima SKPD Pemkot Surabaya Masih Rendah

    Lima satuan kerja perangkat daerah (SKDP) Pemkot Surabaya mendapat sorotan dari kalangan DPRD Surabaya. Pasalnya, lima SKPD itu dinilai memiliki serapan anggaran rendah. Yakni tidak sampai 70 persen. Padahal, tahun anggaran APBD 2017 tinggal satu setengah

  • Kapasitas Produksi Perusahaan di Jatim Merosot, Kenaikan UMK Hanya 8,71 Persen

    Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta buruh atau pekerja untuk mengetahui perihal turunnya produksi perusahaan serta daya beli masyarakat saat ini. Untuk itu, buruh atau pekerja perlu melihat dan mengecek ke perusahaan di Jatim terkait kapasitas produksi

  • Dua Jempol, Dua Penghargaan Terbaik Pariwisata Diborong Kabupaten Malang

    Komitmen membangun dunia pariwisata di Kabupaten Malang bukan isapan jempol belaka. Terutama kiprah, dedikasi, dan keteguhan kepala daerahnya dalam menerapkan kebijakan yang terarah, integral, dan kontinyu mengawal derap pembangunan kepariwisataan.

  • Ide Muncul di Warung Kopi, Ini Medsos Keren ala Arek Suroboyo

    Mulai bosan dengan media sosial (medsos) mainstream Facebook atau Twitter? Arek-arek Suroboyo bisa mencoba beralih pada koncoan.com. Sosmed ini merupakan bikinan asli warga Surabaya.

  • Terapkan Rotasi Pemain, Bajul Ijo Tetap Yakin Kalahkan PSMP

    Persebaya Surabaya ingin bermain tanpa beban menyambut pertandingan terakhir di grup Y melawan PS Mojokerto Putra (PSMP), Selasa (21/11) sore nanti. Meski akan banyak merotasi pemain, tim berjuluk Bajul Ijo itu tetap menargetkan diri untuk menang.

Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top