Bupati Malang Rendra Kresna Tanyakan Langsung Keluhan Warga di Posko Pengobatan Massal Sumberputih

Bupati Malang Dr H Rendra Kresna melihat dan berdialog bersama warga mengenai permasalahan kesehatan dalam acara pengobatan massal gratis dalam TMMD ke-99 di desa Sumberputih, Wajak, Selasa (4/7/2017) (Nana/MalangTIMES)
Bupati Malang Dr H Rendra Kresna melihat dan berdialog bersama warga mengenai permasalahan kesehatan dalam acara pengobatan massal gratis dalam TMMD ke-99 di desa Sumberputih, Wajak, Selasa (4/7/2017) (Nana/MalangTIMES)

SURABAYATIMES, MALANG – Bupati Malang Dr H Rendra Kresna meluncurkan Gerakan Hidup Sehat di tahun ini dalam upaya menumbuhkan kesadaran kesehatan masyarakat Kabupaten Malang.

Tidak sekadar melahirkan berbentuk gerakan semata, Rendra juga dalam setiap kegiatannya menyempatkan berdialog dengan masyarakat mengenai berbagai keluhan kesehatan yang menimpa mereka.

Hal ini kembali terlihat dari kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99 yang dilaksanakan di Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak, Selasa (4/7/2017) yang diisi juga dengan kegiatan pengobatan massal.

Bupati Malang ajak dialog berbagai keluhan kesehatan yang menimpa warga desa Sumberputih, Wajak, Selasa (04/07) (Nana)

Pengobatan massal gratis yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan, Kodim 0818, Puskesmas Wajak dan PPNI merupakan bagian dari kegiatan TMMD ke-99 yang berlangsung dari tanggal 04 Juli 2017 sampai dengan awal bulan Agustus 2017.

Di posko pengobatan massal gratis tersebut, Rendra setelah selesai upacara pembukaan TMMD ke-99 langsung mengunjunginya dan berdialog dengan warga yang rata-rata berusia lanjut yang berobat di sana.

Rendra menyapa dan menanyakan berbagai keluhan warga Sumberputih yang memanfaatkan pengobatan gratis tersebut. "Apa keluhannya jenengan, mbh?"tanya Rendra kepada warga yang duduk mengantri untuk diperiksa.

Para warga yang tergolong lanjut usia ini, setelah bersalaman dengan Bupati Malang menyampaikan keluhannya yang didominasi oleh penyakit saluran pernafasan.

"Sesak niki pak Bupati,"kata Mbah Saritem (71) sambil memegang dadanya. Jawaban serupa juga disampaikan beberapa warga kepada Rendra yang mendapat sambutan meriah dari warga desa Sumberputih.

Penyakit yang diduga Ispa (Inspeksi Saluran Pernafasan) ini sempat ditanyakan musababnya kepada warga dan juga Kepala Dinas Kesehatan. Jawaban senada dari keluhan tersebut dikarenakan wilayah tanah Sumberputih yang bercampur pasir membuat jalanan yang dilewati selalu dipenuhi debu terutama di musim kemarau ini.

Rendra juga menanyakan mengenai persediaan obat kepada petugas kesehatan yang bertugas di posko Pengobatan. "Obat-obatan gratis siap di dalam pak,"jawab salah satu petugas. 

Posko pengobatan gratis dalam kegiatan TMMD ke-99 ini memang dibangun secara sederhana yaitu didepan rumah warga. Dengan terop dan puluhan kursi serta meja periksa petugas. Sedangkan untuk obat-obatan medisnya disimpan di dalam rumah warga yang halamannya ditempati posko.

Selain menanyakan keluhan warga, Rendra juga mengawasi proses pemeriksaan warga yang dilakukan oleh petugas kesehatan yang terlihat  cekatan memeriksa warga.

Salah satu warga, Mbah Karjo (74) yang sedang diperiksa tensi darahnya karena selalu mengeluh pusing, setelah diperiksa diajaknya berdialog oleh Bupati Malang.

"Tensi darahnya ketinggian jenengan Mbah, makanya mumet. Coba nanti kasih obatnya, mbk,"ujar Rendra setelah melihat hasil pemeriksaan tensi darah si Mbah yang mencapai 160 lebih, sambil menyarankan untuk mulai merubah pola konsumsi makannya.

Pewarta : Dede Nana
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top