Gus Ipul Terancam Gagal Dapat Rekom Demokrat

Renville Antonio (kanan) dan Reno Zulkarnaen (foto: adi s/surabayaTIMES)
Renville Antonio (kanan) dan Reno Zulkarnaen (foto: adi s/surabayaTIMES)

SURABAYATIMES – Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf terancam gagal mendapatkan rekom dari Partai Demokrat. Mengingat DPP Partai Demokrat secara resmi mengeluarkan surat keputusan tentang tahapan Pemilihan Kepala Daerah serentak 2018.

Surat dengan Nomer 05/2017 tertanggal 23 Juni tersebut mengatur tata cara pendaftaran calon kepala daerah termasuk untuk pemilihan gubernur Jawa Timur 2018.

Dengan dibukanya pendaftaran, secara otomatis peluang Gus Ipul semakin tipis untuk mendapatkan rekom dari Demokrat. Apalagi Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada bulan Ramadan kemarin melakukan safari ke Jatim untuk mencari masukan sosok cagub yang diharapkan.

Informasi yang berhasil dihimpun, ada sejumlah kader internal Partai Demokrat yang nanti dikabarkan bakal daftar. Diantaranya adalah Nurhayati Ali Assegaf (Anggota DPR RI asal Malang) dan Sri Subiati alias Bu Anti (Anggota DPRD Jatim) asal Pacitan. Sedangkan dari kandidat eksternal, sementara nama yang muncul adalah Nurwiyatno (pejabat Pemprov Jatim) dan La Nyalla M Mattalitti (Ketua Kadin Jatim).

"Bisa dikatakan kurang sreg dengan Gus Ipul. SBY kapan hari melakukan safari Ramadan ke Jatim," ungkap Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim, Renville Antonio, dikonfirmasi, Kamis (28/6/2017).

Renville mengungkapkan, dirinya baru saja menerima surat resmi pembukaan pendaftaran calon gubernur dan calon wakil gubernur dari pengurus pusat Partai Demokrat yang diteken langsung Ketua Umum DPP PD Susilo Bambang Yudhoyono. “Atas dasar surat itu, kami baru berani secara resmi membuka pendaftaran cagub-cawagub,” kata Renville.

Dalam surat tersebut, diatur pembukaan pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur Jatim bisa dilakukan proses mulai Mei sampai dengan Agustus 2017. Dengan demikian, tidak menghanguskan pendaftaran Saifullah Yusuf yang sudah daftar pada awal Juni 2017 lalu sebagai bakal calon gubernur dari Demokrat.

 “Pendaftaran Gus Ipul kemarin tetap berlaku, apalagi Gus Ipul sudah minta arahan Ketum SBY. Gus ipul sudah diijinkan (SBY) untuk daftar cagub lewat Demokrat,” jelasnya.

Meski demikian, Partai Demokrat tidak menutup peluang untuk kandidat lainnya untuk ikut mendaftar. “Saya dengar ada kader internal Demokrat yang mau daftar, bahkan pejabat pemprov kabarnya juga akan daftar,” jelas Renville tanpa menyebutkan siapa saja para calon pendaftar pilgub lewat Demokrat itu.

Partai Demokrat Jatim baru akan membuka secara resmi posko pendaftaran calon gubernur-calon wakil gubernur sekitar 12 Juli mendatang. Diperkirakan Demokrat akan menjaring calon kandidat sebanyak-banyaknya.

 “Nanti pada saatnya pasti kelihatan siapa saja yang daftar ke Demokrat, tunggu habis lebaran ini kita resmi buka pendaftaran,” ujar Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim ini.

Ditambahkan Renville, jika pelaksanaan pendaftaran ini lancar, maka sekitar September sampai dengan Januari 2018 akan dilakukan rapat internal penentuan dan pembahasan cagub-cawagub. "Bisa lebih cepat kalau sebelum Januari kita sudah punya pilihan calon," sahutnya.

Terpisah, Sekretaris Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jawa Timur Reno Zulkarnaen memastikan Nurwiyatno yang saat ini Kepala Inspektorat Pemprov Jawa Timur siap mendaftar melalui Partai Demokrat.

Pejabat eselon II yang masa pensiunnya kelar Oktober 2018 itu akan mendaftar sebagai calon wakil gubernur.

“Begitu Demokrat membuka pendaftaran, kami akan mendaftarkan pak Nurwiyatno. Beliau siap mundur ketika sudah ditetapkan sebagai pasangan calon oleh KPU Jatim nanti,” terang Reno yang juga Desk Pilkada DPD Partai Demokrat Jatim ini (*)

Pewarta : Adi Supra
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Surabaya TIMES
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top