Memprihatinkan, Lima Kabupaten di Jatim Belum Tercover JKN

Mujib Affan (foto: adi s/surabayaTIMES)
Mujib Affan (foto: adi s/surabayaTIMES)

SURABAYATIMES – Ternyata masih ada lima kabupaten di Jawa Timur yang masyarakatnya belum tercover Jaminan Kesehatan (JKN) BPJS Kesehatan.

Lima daerah tersebut adalah Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Bangkalan, dan Kabupaten Sampang.

"Jadi dari 38 kabupaten/kota, baru 33 daerah yang tercover. Ada lima daerah yang belum. Sebab itu kami melakukan koordinasi secara intens agar hal ini segera terpenuhi," kata Asisten IV Sekdaprov Jatim Bidang Administrasi Umum, Mujib Affan, dikonfirmasi, Selasa (15/11/2016).

Selain itu, Mujib juga memaparkan bahwa warga Jatim yang ikut JKN baru 58,5% atau sebanyak 22,914.446 jiwa.

Sedangkan yang belum ikut 41,5% atau sebanyak 16.160.706 jiwa. Dengan ikut JKN maka tahapan-tahapan yang harus dilalului sesuai dengan aturan. Ada sistem layanan primer, sekunder, dan tersier.

"Tinggal preminya mana yang dibayar pemerintah mana yang mandiri," terang dia.

Sedangkan untuk masyarakat yang miskin sekali, ada kebijakan sendiri yang saat ini masih dibicarakan bersama antara Pemprov dan DPRD Jatim.

Ia mencontohkan, untuk kasus panti asuhan dan gelandangan, sesuai Permendagri 58 tahun 2016 maka pemerintah daerah harus mengalokasikan anggaran untuk pasien-pasien miskin ini. Ada dana Rp30 miliar yang sudah dianggarkan dalam APBD Jatim.

"Makanya, sedang kita bicarakan karena perdanya sudah dicabut. Anggaran ini tidak dikelola BPJS. Kita sedang membahas, mana yang bisa dibiayai mana yang tidak. Protokolnya harus jelas," paparnya.

Sementara itu Ketua Komisi E DPRD Jatim, dr Agung Mulyono menyatakan, kendala yang ada di lapangan adalah masalah administrasi.

Ada anggaran Rp 9,8 triliun dan sudah terpakai Rp7,5 triliun. Ini artinya sampai akhir tahun dari sisi anggaran masih aman. "Sehingga BPJS dan rumah sakit harus duduk bersama mencari solusinya," ujar dia.(*)

Pewarta : Adi Supra
Editor : Heryanto
Publisher : Abdul Hanan
Sumber : Surabaya TIMES
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top