Pelayanan Buruk, Kinerja BPJS Bakal Dievaluasi

Ketua Komisi E DPRD Jatim dr Agung Mulyono (foto: adi s/surabayaTIMES)
Ketua Komisi E DPRD Jatim dr Agung Mulyono (foto: adi s/surabayaTIMES)

SURABAYATIMES – Implementasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan selama ini masih banyak dikeluhkan. Komisi E DPRD Jatim akan memanggil pihak BPJS Kesehatan untuk melakukan evaluasi kinerjanya selama 2016.

"BPJS Service Excellence mencapainya itu berdasar pada lima happy. Dari kelima H itu apakah sudah ada yang terpenuhi? Ini nanti akan kita evaluasi dalam pertemuan dengan BPJS Kesehatan," ungkap Ketua Komisi E DPRD Jatim dr Agung Mulyono, di Surabaya, Kamis (10/11/2016).

Diterangkan, lima happy tersebut adalah happy BPJS, happy pasien, happy provider (rumah sakit, faskes), happy dokter, dan happy dinkes. 

"Nah, apakah sudah tercapai lima ini? Penilaian sementara yang happy saat ini baru BPJS, lainnya belum happy. Saya sudah tanya ke Dinkes, juga belum happy," tegas Agung.

Dalam pertemuan nanti akan di dibicarakan apa saja progres yang telah dicapai BPJS Kesehatan. Selain juga tentang persoalan-persoalan serta solusi apa yang harus dilakukan. 

"Solusinya apa agar five happy tercapai, sementara waktunya hanya tinggal sebulan setengah, agar 2016 ini tercapai.
Ini semua harus dilakukan karena nanti di Jatim target coverage akan maju setahun dibanding nasional. 

Untuk nasional total coverage itu 2019, Jatim maju setahun 2018. Artinya Jatim harus lebih siap, sehingga semua harus ditata betul.

Sementara itu, Kepala BPJS Regional VII Jatim Handaryo mengaku telah menerima undangan hearing tersebut. 

"Kami akan hadir ke DPRD Jawa Timur untuk memberi penjelasan. Tapi hingga saat ini kamu belum tahu apa diinginkan oleh Komisi E," kata Handaryo.

Ia mengakui, BPJS perlu dukungan DPRD Jatim sebagai stake holdernya agar masyarakat yang peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bertambah. 

"Saya juga butuh dukungan DPRD untuk optimalisasi penyelenggaraan JKN di Provinsi Jatim, cakupan peserta baru 58% penduduk yang menjadi peserta JKN," pungkas dia. (*)

Pewarta : Adi Supra
Editor : Heryanto
Publisher : Abdul Hanan
Sumber : Surabaya TIMES
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top