Donald Trump bukan Mike Tyson...

Bayhaqi Kadmi
Bayhaqi Kadmi

Satu hal mustahil, Setya Novanto mengajak saya turut serta ke Amerika Serikat. Saya cuma rakyat biasa. Tapi jawaban pendeknya pada Donald Trump sungguh polos. Bagi saya rakyat Indonesia kurang hot. Ia pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat, 250 juta rakyat Indonesia. Senyumnya di sisi Donald Trump yang menepuk punggungnya, nyaris sama dengan adegan Pak Harto tak berkutik di depan Michel Camdessus, bos IMF, di era 1987.

Kejadian Kamis, 3 September 2015, milliarder sejagat, Donald Trump menyudahi gelar jumpa pers di loby gedung Trump, New York City, AS. Tiba-tiba ia kembali ke podium, khusus mengenalkan Setya Novanto. 
Trump memperkenalkan Setya Novanto sebagai Ketua DPR RI, orang kuat dan sangat berpengaruh, yang sengaja datang menemui dirinya. Trump juga menyatakan, Novanto pemimpin dari Indonesia yang mayoritas muslim. Amerika Serikat di masa depan akan makin karib dengan Indonesia. Pernyataan Trump, khas calon presiden AS yang sedang berburu pengaruh. Ia kandidat calon dari partai Republik.

Kepada Setya, Trump bertanya “Apakah Indonesia menyukai dirinya?”. Dengan senyum berseri, seolah lugu, ia menjawab ya. Wah, pendek banget jawaban itu. Saya kurang suka. Apalagi Fadli Zon, unsur pimpinan yang turut serta, gembira penuh bangga. “Dia adalah teman Indonesia. Bagi rakyat Indonesia, bicara milliarder, yang langsung muncul di kepala mereka, ya Donald Trump”.

Ah, berlebihan amat. Mereka kan pejabat publik. Wakil rakyat Indonesia. Resmi jadi wakil Indonesia, kenapa sebegitu murah dimanfaatkan tokoh politik yang memburu kursi gedung putih. Lagian, kok rasanya martabat rakyat Indonesia, cuma bisa senyum mengiyakan atas pertanyaan Donald Trump.

Andai saya diajak, trus berdiri di belakang Setya Novanto, pasti saya berbisik begini, “Pak, Donald Trump di Indonesia sangat tidak terkenal. Mereka lebih kenal Mike Tyson, petinju yang bertanding di hotel mewah anda di Las Vegas. Malah ada saudaranya yang tinggal di Surabaya namanya Matasan. Bahkan jika perlu, sampaikan bahwa Donald Trump, bagi rakyat Indonesia sejenis makanan tidak enak. Yang enak Mc Donald.”

Pewarta : Bayhaqi Kadmi
Editor : Fathul Yasin
Publisher : Sholihin Nur
  • Pemprov Ubah Komposisi SMK 70 Persen dan SMA 30 Persen

    Dengan berlakunya Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pemprov Jatim langsung melakukan komitmen dalam vokasional. Langkah yang dilakukan oleh Pemprov Jatim adalah mengubah komposisi persentase SMA dan SMK. Dari 70:30 menjadi 30:

  • Soekarwo Dapat Gelar Bangsawan dari Masyarakat Sulawesi Selatan

    Gubernur Jatim Soekarwo menerima gelar kehormatan dari warga Sulawesi Selatan. Yaitu "I Lewa Daeng Mannimbang". Penyematan tanda kehormatan diwakili Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo.

  • Persebaya Tekuk PSMP 4-0

    Persebaya Surabaya menutup Babak 8 Besar Liga 2 dengan sempurna setelah menekuk PSMP 4-0 di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (21/11) sore tadi. Bajul ijo kini segera menatap laga semifinal Liga 2.

  • Demokrat Tunjuk Emil Pendamping Khofifah di Pilgub Jatim

    Siapa bakal pasangan Khofifah Indar Parawansa untuk maju dalam pemilihan Gubernur Jatim 2018 masih menjadi teka-teki hingga saat ini. Karena Khofifah tidak hanya diusung oleh satu partai saja.

  • Musim Hujan Waspadai Penyakit yang Ditularkan Tikus Ini

    Masyarakat Kota Surabaya diimbau untuk mewaspadai potensi timbulnya penyakit di musim hujan. Terutama penyakit yang ditularkan oleh binatang. Kewaspadaan ini bisa dimulai dengan membiasakan hidup bersih di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

  • Awas 'Kapolrestabes' Mau Menipu

    Bahwa dalam momentum seperti saat ini biasanya banyak orang tidak bertanggung jawab mengaku sebagai kepala Polrestabes Surabaya. Yang baru maupun yang lama. Hingga sangat perlu diwaspadai.

  • 41 Perusahaan Surabaya Cari 1533 Tenaga Kerja

    Kota Surabaya melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya kembali menggelar Bursa Kerja Terbuka (Job Market Fair) 2017. Bertempat di Gedung Wanita Chandra Kencana, Jalan Kalibokor Selatan, Selasa (21/11). Di sana ribuan pencari kerja terlihat memadati lokasi

  • Serapan Lima SKPD Pemkot Surabaya Masih Rendah

    Lima satuan kerja perangkat daerah (SKDP) Pemkot Surabaya mendapat sorotan dari kalangan DPRD Surabaya. Pasalnya, lima SKPD itu dinilai memiliki serapan anggaran rendah. Yakni tidak sampai 70 persen. Padahal, tahun anggaran APBD 2017 tinggal satu setengah

  • Kapasitas Produksi Perusahaan di Jatim Merosot, Kenaikan UMK Hanya 8,71 Persen

    Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta buruh atau pekerja untuk mengetahui perihal turunnya produksi perusahaan serta daya beli masyarakat saat ini. Untuk itu, buruh atau pekerja perlu melihat dan mengecek ke perusahaan di Jatim terkait kapasitas produksi

  • Dua Jempol, Dua Penghargaan Terbaik Pariwisata Diborong Kabupaten Malang

    Komitmen membangun dunia pariwisata di Kabupaten Malang bukan isapan jempol belaka. Terutama kiprah, dedikasi, dan keteguhan kepala daerahnya dalam menerapkan kebijakan yang terarah, integral, dan kontinyu mengawal derap pembangunan kepariwisataan.

  • Ide Muncul di Warung Kopi, Ini Medsos Keren ala Arek Suroboyo

    Mulai bosan dengan media sosial (medsos) mainstream Facebook atau Twitter? Arek-arek Suroboyo bisa mencoba beralih pada koncoan.com. Sosmed ini merupakan bikinan asli warga Surabaya.

  • Terapkan Rotasi Pemain, Bajul Ijo Tetap Yakin Kalahkan PSMP

    Persebaya Surabaya ingin bermain tanpa beban menyambut pertandingan terakhir di grup Y melawan PS Mojokerto Putra (PSMP), Selasa (21/11) sore nanti. Meski akan banyak merotasi pemain, tim berjuluk Bajul Ijo itu tetap menargetkan diri untuk menang.

Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top