Segitiga Komunikasi Modern

BERTAMU ke rumah Profesor  Mohammad Bisri, pada Kamis malam, laksana menjemput keakraban kawan lama. Berbalut baju koko putih, bersarung biru, Rektor ke-12  Universitas  Brawijaya, Malang, ini berbincang renyah dengan JATIMTIMES. 

“Saya baru usai pengajian dengan tetangga, ritual sosial yang tak bisa diabaikan”, ujarnya di awal obrolan. Jabatan puncak di perguruan tinggi bergengsi di Indonesia tak merubah kebersahajaannya. Baju kebesaran akademis bukan pembatas jarak dengan masyarakat di sekitar kediamannya.

Dengan banyak kawan, mantan Dekan Fakultas Teknik UB ini tak pernah ingin melenyapkan kedekatan. “Komunikasi dengan banyak manusia, mendengar dan berbicara, hakikat terbaik terus bertambahnya ilmu”, katanya kemudian.

Seraya memaparkan pikirannya, bahwa universitas ibarat alat produksi sumberdaya manusia. Fakultas dan Jurusan jadi perberdaya,terciptanya sarjana yang spesial di bidangnya.

“Sebagai rektor saya ingin menerjemahkan indeks kebutuhan tenaga ahli Indonesia dalam setiap dekade. Sekaligus arah orientasi pembangunan. Jika perlu, saya bisa mengurangi serta menambah jurusan keilmuan, berdasar indeks itu”, urainya.

Mengemban kebijakan, mendidik ribuan mahasiswa seluruh penjuru Indonesia, serta sebagian kecil negara lain. Harapan besar  Profesor Bisri, dirinya bisa menjalin segitiga komunikasi. Tentu komunikasi yang tidak biasa. Komunikasi berbasis teknologi antara mahasiswa, pendidik dan orang tua, solusi masa kini yang bisa diterapkan.

”Saya ingin absen mahasiswa masuk kuliah memakai chip khusus. Terlapor lewat provider kepada ponsel orangtua. Juga laporan pelunasan SPP, hingga nilai hasil study setiap semester tersampaikan langsung lewat teknologi sederhana ini. Nyaris tidak ada, orang tua tidak berhanphone saat ini kan?

Dengan begitu bisa dhindari penyelewengan uang kuliah yang sudah diamanatkan orang tua. alamat palsu rekaan mahasiwa. Sekaligus terhindari surat KHS terkirim ke alamat palsu rekaan mahasiswa”, sambung guru besar bidang teknik pengairan, ini dengan tergelak.(*)

Pewarta : Timothy Peter
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Indonesia
Redaksi: redaksi[at]surabayatimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]surabayatimes.com | marketing[at]surabayatimes.com
Top